Bangganya Pelaku UMKM Produknya Dikenakan Gubernur Sherly Laos

  • 13 Mar 2025 10:22 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Ada kebanggaan yang tak terbendung di wajah Nurjannah, seorang pelaku usaha perempuan disabilitas, saat melihat Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengenakan selendang sutra karyanya.

Selendang Mayana Ecoprint itu bukan sekadar kain, tetapi simbol perjuangan, kreativitas, dan kepercayaan diri perempuan disabilitas dalam berkarya.

Momen itu terjadi saat Misi Dagang Jatim-Malut di Bela Hotel, Ternate, Rabu (12/3/2025). Di tengah deretan produk UMKM lokal, Sherly Laos menaruh perhatian pada selendang indah dengan motif alami yang unik.

Tanpa ragu, ia membeli sepasang kain dan selendang bermotif daun kayu manis dan daun Mayana, yang pewarnaannya dihasilkan dari daun Ketapang dan campuran green tea.

Tak hanya membeli, Sherly Laos langsung mengenakan selendang tersebut dalam acara Halal Fair 2025 di Landmark Ternate, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal dan UMKM daerah.

Bagi Nurjannah, momen itu lebih dari sekadar transaksi jual beli. Itu adalah pengakuan terhadap karya para perempuan disabilitas yang selama ini berjuang untuk eksis di dunia usaha.

"Bagi saya pribadi, ini seperti magnet positif yang memicu semangat dan menambah kepercayaan diri. Bahwa produk kami, perempuan disabilitas, layak bersaing dan pantas digunakan di pasar global," ujar Nurjannah kepada rri.co.id, Kamis (13/3/2025).

Gubernur Sherly Laos dan Khofifah meninjau stand UMKM Mayana Ecoprint, dalam acara Misi Dagang Jatim-Malut, Rabu (12/3/2025).(Foto: RRI/Yudi).

Baginya, selendang itu bukan hanya lembaran kain, melainkan simbol kepercayaan diri bagi perempuan disabilitas dalam berkarya dan berprestasi.

Setiap motif pada kain ecoprint memiliki cerita. Teknik ecoprint, yang mengandalkan pewarna alami dan cetakan langsung dari daun atau bunga, bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga mengandung filosofi mendalam.

"Daun kayu manis melambangkan ketahanan dan kehangatan, sementara daun Mayana mencerminkan semangat yang terus menyala,"ucap Nurjannah.

Sejarah mencatat bahwa di balik kelembutan kain, ada kekuatan perempuan yang luar biasa. Dan di balik setiap karya seni, ada perjuangan yang tak terlihat oleh mata, tetapi terasa hingga ke hati.

Dukungan Gubernur Maluku Utara terhadap produk lokal, terutama karya para penyandang disabilitas, menjadi langkah besar dalam mengangkat potensi UMKM daerah ke tingkat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....