Edukasi Literasi Digital Didorong untuk Tangkal Hoaks

  • 19 Nov 2025 14:38 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Maraknya penyebaran hoaks di media digital semakin memprihatinkan masyarakat luas. Kondisi ini mendorong perlunya edukasi publik yang lebih intensif.

Dalam sebuah dialog via telepon, Mafindo dan akademisi Unkhair membahas langkah konkret menangkal hoaks. Keduanya menekankan pentingnya membangun kewaspadaan sejak dini.

Presidium Mafindo Syifaul Arifin menyebut masyarakat membutuhkan “vaksin informasi” berupa sikap kritis. Ia menilai pengguna internet harus mampu menganalisis sebelum mempercayai suatu konten.

“Di medsos, vaksin kita adalah kritis dan skeptis,” ujarnya. Ia meminta masyarakat selalu menilai sumber dan data pendukung informasi.

Mafindo menjelaskan bahwa pembuat hoaks sering memanfaatkan emosi publik. Teknik tersebut membuat banyak orang terburu-buru membagikan informasi tanpa verifikasi.

Akademisi Unkhair Citra Puspa Buana menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan. Ia menyebut kampus harus menjadi ruang untuk mengajarkan kemampuan berpikir kritis.

“Peran akademisi sangat penting dalam literasi digital,” ucapnya. Ia menambahkan mahasiswa harus dibekali kemampuan memilah informasi.

Citra mengingatkan bahwa penyebaran hoaks memiliki konsekuensi serius bagi pelakunya. Ia menyebut UU ITE dan KUHP memuat sanksi yang mengatur perbuatan tersebut.

Baik Mafindo maupun akademisi sepakat upaya menangkal hoaks harus menjadi gerakan bersama. Mereka menilai kolaborasi lembaga edukasi dan pemerhati informasi sangat dibutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....