Cinta Dua Negara Bersatu di Ternate Sarat Makna

  • 31 Agt 2025 16:13 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Sebuah momen istimewa tersaji di Ternate, ketika cinta lintas negara disatukan melalui ikatan suci. Pasangan Camellia Nurahmah, asal Ternate, dan Nicholas Helmending, pria Australia mualaf, resmi menikah Minggu, (31/8/2025).

Acara digelar di gedung Raudah Asrama Haji Ternate, dengan nuansa meriah penuh makna budaya. Pernikahan ini bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan simbol persahabatan lintas bangsa melalui tradisi.

Nicholas datang bersama 18 keluarga dan kerabat dari Australia yang turut menghadiri pesta sakral tersebut. Mereka mengenakan busana tradisional khusus, dirancang sebagai bentuk penghormatan terhadap adat setempat di Ternate.

Salah satu momen mengharukan terjadi saat mempelai pria dan keluarganya memasuki gedung dengan iringan lagu Palestina. Lagu tersebut dipilih Camellia, sebagai simbol solidaritas atas perjuangan bangsa Palestina yang masih berlangsung.

Iringan lagu Palestina itu mendapat sambutan hangat sekaligus tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan. Suasana haru semakin menambah kekhidmatan prosesi pernikahan yang sarat dengan simbol kebersamaan lintas bangsa.

Pelaminan didesain menampilkan simbol burung merak yang mencerminkan keindahan biodiversitas nusantara. Rangkaian adat Ternate seperti Joko Kaha, Saro-Saro, serta Ngoma-Ngoma menegaskan kuatnya akar budaya lokal.

Selain prosesi adat, tamu undangan juga disuguhi pertunjukan tarian tradisional Lalayon dan Dana-Dana. Tarian dibawakan penuh semangat, menyajikan pertukaran budaya yang memikat hati rombongan keluarga besar Nicholas dari Australia.

Camellia tampil anggun dalam baju adat Ternate serta baju bodo saat resepsi yang dijahit ayahnya. Nicholas tampak gagah dengan busana tradisional, memperlihatkan rasa hormat mendalam terhadap budaya lokal Ternate.

Sebagai tanda kenangan, para tamu menerima souvenir unik berupa teh telang bunga khas Ternate. Minuman herbal tersebut diracik langsung oleh kedua mempelai, menghadirkan sentuhan personal penuh makna dalam pesta.

Pernikahan Ama dan Nicho menjadi lebih dari sekadar pesta pernikahan belaka. Perayaan ini menyatukan timur dan barat, tradisi dan modernitas, keyakinan serta keberagaman dalam harmoni cinta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....