Ternate Perkuat Pemenuhan Hak Anak Menuju Kota Layak Anak

  • 24 Jul 2026 10:34 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat upaya pemenuhan hak anak melalui berbagai program yang melibatkan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam dialog interaktif bertema "Memaknai Hari Anak: Berani Memimpikan Masa Depan" yang disiarkan RRI Ternate dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Ternate, Dra. Marjorie Saidah Amal, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". Kamis, 23 Juli 2026.

Menurutnya, berbagai kegiatan telah dan akan dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ia menjelaskan rangkaian kegiatan tersebut meliputi lomba resensi buku, talkshow Hari Anak, Gerakan Pohon Kebajikan untuk menumbuhkan empati, konseling kelompok bertema ketahanan mental anak, hingga edukasi pencegahan perkawinan anak dan perundungan di sekolah selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Menurutnya, Pemerintah Kota Ternate juga terus memperkuat kebijakan yang berpihak kepada anak melalui pembangunan kota inklusif, program Gerakan Kembali ke Sekolah bagi anak putus sekolah, layanan Rumah Singgah Bahim, ambulans laut, pendampingan bagi anak penyandang disabilitas, hingga penerapan jam malam sebagai langkah perlindungan anak dari berbagai risiko sosial.

Sementara itu, Bunda Forum Anak Kota Ternate, Marlisa M. Tauhid, menegaskan bahwa keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Melalui program Pola Asuh Anak dan Remaja dalam Keluarga, Tim Penggerak PKK terus mengedukasi orang tua agar mampu membangun komunikasi yang baik serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam dialog tersebut, Ketua Forum Anak Kota Ternate, Gunardi Ode Samura, menyampaikan bahwa Forum Anak berperan sebagai pelopor dan pelapor. Organisasi tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjembatani komunikasi antara anak dengan pemerintah melalui berbagai program edukasi dan kegiatan sosial.

Gunardi mengaku Forum Anak telah memberikan banyak pengalaman berharga, mulai dari meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, kepemimpinan, hingga keterlibatan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai ruang penyampaian aspirasi anak. Senada dengan itu, Wakil Ketua Forum Anak, Alya Eka Safira, mengaku semakin percaya diri serta terdorong untuk terus mengembangkan potensi dan memperjuangkan kebutuhan anak-anak di Kota Ternate.

Menanggapi tantangan perkembangan teknologi digital, mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan internet oleh anak. Ia mendorong orang tua memanfaatkan fitur pengawasan digital, membangun literasi digital sejak dini, membatasi waktu penggunaan gawai, serta menjadi teladan dalam penggunaan teknologi secara bijak.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Ternate juga menegaskan bahwa keberadaan Forum Anak menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Kota Layak Anak. Aspirasi yang disampaikan Forum Anak telah menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan hingga penganggaran daerah, termasuk edukasi kepada teman sebaya mengenai hak-hak anak dan administrasi kependudukan.

Mengakhiri dialog, para narasumber mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak. Mereka berharap setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi, tumbuh tanpa batas, serta menjadi generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....