Polusi Plastik Ancam Laut Maluku Utara Perlu Mitigasi Bersama
- 16 Jul 2026 18:07 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID,Ternate - Polusi plastik mengancam ekosistem laut Maluku Utara. Kondisi itu memerlukan langkah mitigasi bersama.
Akademisi Universitas Khairun, Dr. Halikuddin Umar Sangadji, menyampaikan hal tersebut di RRI Ternate. Dialog membahas dampak serta mitigasi polusi plastik.
Menurut Halikuddin, Maluku Utara memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi. Wilayah ini juga menerima kiriman sampah plastik dari luar negeri.
Hasil penelitian menemukan sampah berasal dari China, Filipina, Malaysia, Taiwan, dan Amerika. Temuan itu membuktikan polusi plastik bersifat lintas negara.
Penelitian juga menemukan mikroplastik pada sedimen, teripang, ikan karang, dan mangrove. Pencemaran mengancam terumbu karang, lamun, serta kehidupan biota laut.
Halikuddin mengatakan mitigasi harus dimulai dari pengelolaan sampah di daratan. Masyarakat perlu menerapkan prinsip mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang plastik.
Ia mengajak pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat memperkuat kolaborasi menjaga laut. Upaya bersama diperlukan demi keberlanjutan sumber daya laut Maluku Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....