FPTI Malut Gelar Pelatihan, Upaya Mendorong Pengembangan SDM Cabor Panjat Tebing

  • 08 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Sebagai upaya dalam mengembangkan SDM khususnya dalam olahraga panjat tebing, FPTI Malut (Federasi Panjat Tebing Maluku Utara) menggelar pelatihan. Fokus pelatihan ialah pembentukan juri dan pembuat jalur (FPTI Judge dan Route Setter) dalam perlombaan panjat tebing yang diselenggarakan di aula BPVP Ternate, Jumat 8 Mei 2026.

Moh.Fitra, Ketua Umum FPTI Malut menyampaikan bahwa pelatihan merupakan langkah strategis bagi fondasi organisasi dan prestasi atlet. Pelatihan menjadi upaya FPTI Malut untuk mendorong SDM Malut memiliki kemampuan sehingga tidak bergantung kepada SDM dari luar daerah.

"Harapan kami ke depan, Maluku Utara tidak perlu lagi mengambil juri atau pembuat jalur dari daerah lain. Kita harus memiliki SDM sendiri yang berlisensi," kata Fitra.

Selain itu, pentingnya pelatihan sebagai langkah dalam menyiapkan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) khususnya dalam cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Hadirnya juri dan pembuat jalur dari Malut maka pelaksanaan cabor dapat berjalan dengan profesional dan memiliki standar yang baik.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe turut hadir memberi kata sambutan dalam pembukaan pelatihan yang diselenggarakan oleh FPTI Malut. Foto: RRI/Mario Panggabean

Terpisah, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sabrin Sehe dalam kata sambutannya mengedepankan pentingnya kualitas SDM dalam memajukan prestasi olahraga. Ia berujar bahwa mentalitas dan kualitas SDM adalah motor penggerak yang penting.

"Jaminan fasilitas yang baik hanya salah satu pendorong yang penting adalah mental dan kualitas orangnya. Jika SDM bagus meskipun fasilitas terbatas maka tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi," ujar Sarbin yang juga Ketua KONI Malut tersebut.

Pelatihan juri bertujuan untuk menyiapkan SDM yang akan bertugas memastikan atlet mematuhi standar aturan internasional serta memberikan penilaian yang akurat dalam perlombaan. Sedangkan pelatihan pembuat jalur (Route Setter) menciptakan SDM agar mampu menyiapkan jalur pemanjatan, merancang tingkat kesulitan dan keamanan jalur tersebut.

Peserta pelatihan juri dan pembuat jalur berjumlah 20 peserta dengan rincian 15 peserta sebagai juri dan 5 peserta sebagai pembuat jalur. Peserta pelatihan sendiri berasal dari FPTI kabupaten/kota di Malut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....