Maluku Utara Dukung Swasembada Beras Nasional
- 07 Jan 2026 19:57 WIB
- Ternate
KBRN, Sofifi: Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungan penuh terhadap keberhasilan nasional swasembada pangan yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026. Capaian tersebut menandai bahwa sepanjang 2025 Indonesia mampu memenuhi kebutuhan beras nasional tanpa impor beras medium.
Komitmen dukungan itu ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe yang mengikuti Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan secara daring dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian, Rabu (7/1/2026). Kegiatan nasional ini dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan diikuti oleh kepala daerah se-Indonesia.
Panen raya yang dibuka langsung Presiden Prabowo tersebut menjadi simbol keberhasilan kolektif bangsa dalam memperkuat ketahanan pangan. Presiden menegaskan bahwa swasembada beras merupakan bentuk pengabdian kepada rakyat sekaligus fondasi penting bagi kedaulatan dan ketahanan nasional.
“Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang waspada, berani mengoreksi diri, dan mampu menghadapi segala keadaan. Swasembada beras ini adalah bentuk bakti kami kepada rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam pidato resminya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam laporannya menyampaikan bahwa target swasembada beras yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat hingga lima tahun, berhasil diwujudkan hanya dalam waktu satu tahun. Ia menekankan keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI–Polri, serta kerja keras petani di seluruh Indonesia.
Dalam rangkaian acara, Presiden juga menyerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah tokoh pertanian, petani, penyuluh, serta unsur pemerintah daerah dan aparat yang dinilai berkontribusi nyata dalam mendukung peningkatan produksi pertanian nasional.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian nasional tersebut. Ia menilai momentum swasembada beras menjadi dorongan penting bagi daerah, termasuk Maluku Utara, untuk terus memperkuat sektor pertanian dan pangan lokal.
“Alhamdulillah, capaian swasembada beras ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani mampu menghasilkan hasil yang nyata. Maluku Utara siap mendukung program nasional ini melalui penguatan produksi pangan daerah,” ujar Sarbin.
Menurutnya, keberhasilan nasional tersebut harus diikuti dengan upaya berkelanjutan di daerah, baik melalui modernisasi pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, maupun optimalisasi potensi lahan dan komoditas unggulan lokal di Maluku Utara.
Swasembada pangan sendiri merupakan agenda prioritas nasional yang secara konsisten ditekankan Presiden Prabowo sebagai pilar ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat. Bagi Maluku Utara, capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat peran daerah kepulauan dalam mendukung kemandirian pangan Indonesia ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....