Kolaborasi BNN dan Bea Cukai Ternate Perangi Narkoba
- 15 Nov 2025 20:38 WIB
- Ternate
KBRN Ternate, Upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di Maluku Utara terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Dalam dialog bersama pro1 ternate, Jumat (14/11/2025).
Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diwakili Koordinator Bidang P2M, Khairudin Umaternate, bersama Ari Patria Sanjaya, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC Ternate.Memaparkan perkembangan situasi narkotika dan langkah bersama yang sedang berjalan.
Khairudin menyebutkan bahwa tren kasus narkoba di Maluku Utara menunjukkan penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir, yakni dari 2022 hingga 2025. Meski begitu, jumlah penyalahguna yang masuk program rehabilitasi justru mengalami peningkatan.
"Penurunan kasus ini tentu sebuah capaian, tetapi peningkatan angka rehabilitasi menunjukkan kesadaran masyarakat untuk pulih juga makin tinggi. Ini progres positif," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa jalur laut menjadi titik paling rawan penyelundupan narkoba, mencapai 80 persen, sementara 20 persen sisanya memanfaatkan layanan jasa pengiriman. Karena itu, strategi pencegahan harus terus diperkuat di seluruh kanal masuk barang dan orang.
Ari Patria Sanjaya dari Bea Cukai Ternate menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan BNN, termasuk pelaksanaan operasi bersama di wilayah Maluku Utara.
"Wilayah kerja Bea Cukai Ternate mencakup seluruh Maluku Utara. Sinergi dengan BNN sangat vital, terutama untuk pengawasan laut dan pengiriman barang," ucapnya.
Selain narkoba, Bea Cukai juga memaparkan perkembangan penindakan terhadap pelanggaran kepabeanan. Sepanjang 2025, Bea Cukai Ternate telah melakukan 50 penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, termasuk rokok asal luar negeri yang banyak disoroti publik.
Acara dialog ini disambut antusias oleh pendengar dan masyarakat yang bergabung, menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu narkotika dan barang ilegal di Maluku Utara. Sinergi BNN dan Bea Cukai diharapkan semakin mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan, sekaligus memperkuat budaya sadar hukum dan anti-narkoba di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....