Kepri Pastikan Stok Sapi Kurban Melimpah dan Bebas Penyakit

  • 08 Mei 2026 14:31 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH), Kepri, Rika Azmi, memastikan ketersediaan sapi kurban untuk Idul Adha 1447 H/2026 M tahun ini sangat mencukupi. Kebutuhan sapi di wilayah Kepulauan Riau diperkirakan mencapai angka 7.000 ekor untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Rika menjelaskan bahwa pasokan di peternak lokal terus dipantau dan pengiriman dari luar daerah masih terus berlangsung. "Kebutuhan sapi di Kepri berkisar 7.000 ekor,” kata Rika Azmi, Jumat 8 Mei 2026.

Proses distribusi sapi saat ini semakin terbuka luas, terutama untuk wilayah Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Pasokan hewan ternak tersebut di datangkan dari berbagai daerah produktif seperti Lampung hingga wilayah Riau.

Meskipun akses pengiriman telah dibuka, pemerintah tetap menerapkan aturan zona kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK). Pembagian wilayah menjadi zona merah, kuning, dan hijau masih diberlakukan sebagai langkah proteksi dini.

"Masih ada zona merah, kuning, dan hijau. Namun, proses distribusi sapi saat ini terbuka luas,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kepri telah menginstruksikan tim teknis di tingkat kabupaten dan kota untuk memperketat pengawasan lapangan. Petugas kesehatan hewan diminta segera turun melakukan pemeriksaan fisik menjelang dua minggu sebelum hari raya.

"Kita sudah surati kabupaten/kota untuk memperketat pengawasan,” ucapnya.

Fokus pemeriksaan kesehatan ternak tidak hanya dilakukan di kandang peternak, tetapi juga menyasar tempat penampungan sementara. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi prima dan layak konsumsi.

"Harus dipastikan hewan yang dikurbankan itu sehat dan layak konsumsi,” tuturnya.

Hingga saat ini, Dinas Ketahanan Pangan belum menerima laporan mengenai temuan kasus sapi yang bermasalah atau terjangkit penyakit menular. Kondisi kesehatan hewan di lapangan terpantau aman meskipun pemantauan intensif tetap menjadi prioritas utama.

"Sejauh ini belum ada ditemukan sapi bermasalah,” katanya, menegaskan.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah terus diperkuat guna menjamin kelancaran pasokan serta stabilitas harga hewan kurban. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok sapi dipastikan aman di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan stok sapi kita masih aman,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....