Pedagang Tanjungbalai Keluhkan Penjualan Turun Akibat Harga Naik

  • 02 Des 2025 21:24 WIB
  •  Tanjung Balai

KBRN, Tanjungbalai: Pedagang di pasar tradisional Kota Tanjungbalai mengeluhkan kenaikan harga berbagai bahan pokok dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga ini berdampak langsung pada turunnya daya beli masyarakat dan berkurangnya transaksi di pasar.

Kenaikan signifikan terjadi pada komoditas cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan minyak goreng. Para pedagang menyebut kenaikan dipicu oleh terganggunya distribusi akibat cuaca ekstrem dan bencana alam di daerah pemasok di Sumatera Utara.

Rahmi, salah satu pedagang, mengungkapkan bahwa penjualan menurun drastis sejak harga bahan pokok mulai naik.

"Biasanya dalam sehari barang cepat habis, sekarang pembeli sepi. Banyak yang mengurangi belanja karena harga mahal," ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Ia mengaku omzet hariannya menurun hingga 40 persen karena pembeli menahan diri. Kenaikan ini berasal dari harga pemasok yang sudah tinggi.

"Harga dari pemasok sudah tinggi, terpaksa kita jual naik. Tapi pembeli jadi mikir dua kali," katanya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga, termasuk memastikan kelancaran distribusi barang. Sementara itu, pedagang mengharapkan adanya operasi pasar atau intervensi harga untuk meringankan beban semua pihak.

Rekomendasi Berita