ASN Kemenag Diminta Adaptif Terhadap Kecerdasan Buatan

  • 12 Jan 2026 16:10 WIB
  •  Tanjung Balai

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Menteri Agama Republik Indonesia mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menguasai perkembangan teknologi digital. Pesan ini disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Pemerintah menekankan pentingnya sikap lincah dan berintegritas dalam menghadapi tantangan teknologi kecerdasan buatan. Hal tersebut bertujuan agar layanan keagamaan tetap relevan dengan dinamika zaman yang terus berubah.

Fadly menyebut transformasi digital merupakan fondasi utama program Kemenag Berdampak. Layanan keagamaan kini terus diperkuat melalui sistem berbasis elektronik dan penguatan ekonomi umat.

“ASN Kementerian Agama harus adaptif, lincah, dan berintegritas dalam mengawal nilai-nilai keagamaan,” ujar Fadly, Sabtu 3 Januari 2026.

Fadly menambahkan bahwa nilai keagamaan harus tetap menjadi sumber pencerahan di tengah pesatnya era digital. Integritas petugas dinilainya menjadi kunci utama dalam melayani masyarakat secara profesional dan transparan.

“ASN harus mampu mengawal nilai keagamaan agar tetap menjadi sumber persatuan di era digital,” ucapnya.

Peringatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi pegawain dan Penyerahan sertifikat wakaf tanah.

Rekomendasi Berita