Keluarga Minta Bantuan Presiden Pemulangan Jenazah Azwar

  • 22 Jul 2025 20:42 WIB
  •  Tanjung Balai

KBRN, Tanjungbalai: Keluarga Azwar, meminta Presiden Prabowo membantu pemulangan jenazah Azwar dari Kamboja. Biaya pemulangan jenazah Azwar dikenakan sebesar Rp160 juta, sementara perusahaan hanya menyanggupi Rp80 juta.

Nurhayati, kerabat Azwar, mengaku tidak memiliki biaya untuk membayarkan kekurangan pemulangan Azwar.

"Yang terhormat bapak Prabowo Subianto, bapak Wakil Presiden bapak Gibran, dan menteri-menteri, terutama kepada bapak menteri P2MI bapak Abdul Kadir Karding, dan menteri luar negeri," kata Nurhayati, Selasa (22/7/2025).

"Kepada bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tolong bantu kami untuk pemulangan anak kami ke Indonesia, ke Kabupaten Asahan, Sumatera Utara di tempat kediamannya," ujarnya.

Dilansir dari kumparan.NEWS, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding akan membantu sepenuhnya pemulangan jenazah Azwar.

"Saya ndak tahu, kita cek lagi yang Sumut, kita pasti tangani, tujuannya kementerian untuk menangani," ujar Karding di Universitas Diponegoro Semarang saat ditanya kasus Azwar, Kamis (26/6/2025).

Terkait biaya pemulangan, Karding menyebut itu hal yang biasa.

"Biasanya memang gini, patungan gitu, patungan antarwarga. Kita bantu juga," jelas Karding.

Keluarga Azwar masih berharap jasad Azwar dapat dipulangkan ke kampung halamannya di Bunut, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

"Kami sangat memohon, terutama kepada bapak menteri P2MI bapak Abdul Kadir Karding yang mengatakan akan siap memproses pemulangan jenazah anak kami dengan cara patungan sekalipun," ujar Nurhayati berharap.

"Kami sangat-sangat memohon kepada bapak, apa yang bapak sebutkan kepada media bisa bapak laksanakan," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....