BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Karhutla di Aceh

  • 01 Sep 2026 22:39 WIB
  •  Takengon
Poin Utama
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem dan risiko kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Aceh.
  • Peringatan didasarkan pada pantauan 44 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten Aceh pada periode pemantauan Senin, 31 Agustus 2026.
  • Masyarakat Aceh diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan risiko kebakaran untuk menjaga keselamatan jiwa dan harta benda.

RRI.CO.ID, Takengon - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca di wilayah Aceh. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem dan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peringatan ini didasarkan pada pantauan titik panas (hotspot) yang tersebar di sejumlah kabupaten. Data BMKG mencatat terdapat 44 titik panas di Provinsi Aceh pada periode pemantauan Senin, 31 Agustus 2026.

Wilayah dengan sebaran titik panas yang signifikan adalah Kabupaten Gayo Lues, dengan total 11 titik. Lokasi titik panas terdeteksi di Kecamatan Blangkejeren, Dabun Gelang, dan Pining.

Kabupaten Aceh Selatan juga mencatat jumlah titik panas yang tinggi. Sebanyak 11 titik panas terpantau di wilayah tersebut, dengan konsentrasi di Kecamatan Bakongan, Kota Bahagia, dan Trumon.

Selain itu, titik panas juga terdeteksi di beberapa kabupaten lain. Di antaranya adalah Kabupaten Aceh Tengah (5 titik), Aceh Barat (3 titik), dan Bener Meriah (1 titik).

Risiko terjadinya karhutla di wilayah-wilayah ini meningkat karena kondisi cuaca yang kering. Pemanasan intens yang terjadi pada siang hari berkontribusi terhadap kondisi tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....