Orangtua Diminta Cermati Tumbuh Kembang Anak

  • 22 Agt 2026 20:57 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon — Orangtua diminta untuk tidak panik dan tidak melakukan diagnosis sendiri ketika menemukan adanya tanda keterlambatan tumbuh kembang pada anak. Sebaliknya, orangtua perlu mengambil langkah yang tepat, mulai dari mengamati kebiasaan anak, berkomunikasi, berkonsultasi hingga memberikan pendampingan penuh.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Yayasan IT Cendekia Takengon, Ila Warni, dalam kegiatan “Pertemuan Orangtua dan Sosialisasi Penguatan Visi Misi dan Program Kerja Sekolah” yang dilaksanakan TK Swasta Islam Terpadu Cendekia Takengon di GOS Takengon, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti para orangtua peserta didik baru TK IT Cendekia Takengon sebagai upaya memperkuat pemahaman dan kerja sama antara keluarga dan sekolah dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.

Dalam penyampaiannya, Ila Warni menekankan empat langkah yang dapat dilakukan orangtua ketika memiliki kekhawatiran terhadap perkembangan anak, yakni amati, komunikasikan, konsultasikan, dan dampingi.

“Yang pertama, jangan panik dan jangan langsung mendiagnosis sendiri. Kita perlu mengamati terlebih dahulu bagaimana perkembangan dan kebiasaan anak sehari-hari, termasuk memperhatikan durasi anak menggunakan layar,” ujar Ila Warni.

Ia menjelaskan, orangtua juga perlu membuka komunikasi dengan pasangan serta berdiskusi dengan guru untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan anak, baik ketika berada di rumah maupun di lingkungan sekolah.

“Kadang-kadang apa yang kita lihat di rumah berbeda dengan yang dilihat guru di sekolah. Karena itu, penting untuk saling berkomunikasi dan berdiskusi,” katanya.

Apabila kekhawatiran terhadap tumbuh kembang anak masih berlanjut, orangtua dianjurkan untuk tidak mengambil kesimpulan sendiri dan segera berkonsultasi dengan tenaga profesional.

“Jika memang ada hal yang perlu ditindaklanjuti, konsultasikan dengan tenaga profesional. Jangan mencari-cari diagnosis sendiri, karena setiap anak memiliki kondisi dan tahapan perkembangan yang berbeda,” ujarnya.

Selain itu, Ila Warni mengingatkan pentingnya memberikan pendampingan kepada anak dengan penuh dukungan tanpa memberikan label, penghakiman maupun tekanan yang berlebihan.

“Anak membutuhkan orangtua yang hadir dan mendampingi. Berikan dukungan penuh, jangan menghakimi, jangan membanding-bandingkan, karena setiap anak memiliki proses tumbuh kembangnya masing-masing,” katanya.

Melalui kegiatan pertemuan orangtua tersebut, TK Swasta Islam Terpadu Cendekia Takengon berharap terbangun sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam memberikan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....