Dari "Pematang", Warga Bisa Akses CCTV di Seputaran Kota Takengon
- 19 Agt 2026 19:34 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID,Takengon - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Aceh Tengah terus menghadirkan kemudahan layanan berbasis teknologi bagi masyarakat luas.
Langkah konkret inovasi digital ini diwujudkan melalui pemberian akses Closed Circuit Television (CCTV) wilayah perkotaan yang kini dapat dipantau langsung oleh publik secara real-time.
Masyarakat yang ingin memantau situasi secara langsung dapat mengakses layanan ini melalui inovasi program bernama Pematang (Pemantauan Aceh Tengah).
Fasilitas ini bisa diakses dengan mudah oleh warga melalui portal web di tautan pematang.acehtengahkab.go.id serta aplikasi Alpukat Gayo di s.id/Alpukat-gayo.
Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal menyebutkan bahwa pihak Diskominfo telah merintis penempatan kamera pengawas di titik-titik krusial seputar Kota Takengon sejak akhir tahun 2023.
"Secara bertahap, penambahan unit perangkat CCTV terus dilakukan sepanjang tahun 2024 hingga 2025, yang kemudian disempurnakan dan diintegrasikan secara optimal pada awal tahun 2026," ungkapnya, Rabu 19 Agustus 2026.
Hingga saat ini, sebanyak 32 unit CCTV telah terpasang dan beroperasi aktif di berbagai lokasi strategis. Jumlah ini diproyeksikan terus bertambah setiap tahunnya untuk memperluas jangkauan pemantauan arus lalu lintas, area perempatan jalan, serta wilayah perkotaan yang tergolong rawan kecelakaan.
"Selain pengawasan jalan raya, pemantauan juga difokuskan pada pengelolaan kebersihan kota dan area publik" kata Mustafa.
Kamera pengawas turut dipasang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara hingga pusat-pusat layanan publik vital, termasuk area ruang tunggu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Diskominfo Aceh Tengah menargetkan untuk mengintegrasikan seluruh perangkat CCTV yang dimiliki oleh instansi pemerintah daerah.
Integrasi menyeluruh ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan aktivitas kerja aparatur serta memaksimalkan kualitas pelayanan publik di seantero kabupaten.
Sebagai pengembangan tahap berikutnya, jaringan CCTV tersebut akan disematkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Penggunaan teknologi AI ini ditujukan untuk analisis volume kendaraan secara otomatis, membantu tindakan pencegahan aksi kriminalitas, hingga mendeteksi tumpukan sampah secara presisi demi menjaga kenyamanan Kota Takengon.(FJ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....