English Corner PRO 2 RRI Takengon: Belajar Bahasa Inggris Ternyata Tidak Sulit

  • 06 Agt 2026 12:19 WIB
  •  Takengon
Poin Utama
  • RRI Takengon menyelenggarakan program English Corner PRO 2 dengan segmen 'Talk with American' pada Rabu, 5 Agustus 2026 yang menghadirkan tiga narasumber inspiratif.
  • Para narasumber termasuk Alkhalifi Raisan Umara sebagai mahasiswa O2 Course, Mr. Brady wisatawan dari Amerika Serikat, dan Mrs. Jelita pengajar bahasa Inggris berpengalaman.
  • Konsensus para pembicara menekankan bahwa belajar bahasa Inggris tidak sesulit yang dibayangkan, dengan kunci utama adalah keberanian mencoba, konsistensi berlatih, dan tidak takut melakukan kesalahan.

RRI.CO.ID, Takengon : Suasana belajar bahasa Inggris yang santai, interaktif, dan penuh semangat mewarnai program English Corner PRO 2 RRI Takengon melalui segmen spesial "Talk with American " pada Rabu, 5 Agustus 2026. Acara ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yakni Alkhalifi Raisan Umara sebagai O2 Course Student, Mr. Brady wisatawan asal Amerika Serikat, serta Mrs. Jelita seorang pengajar bahasa bahasa Inggris.

Dalam perbincangan tersebut, para narasumber sepakat bahwa belajar bahasa Inggris sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Kunci utamanya adalah keberanian untuk mencoba, konsisten berlatih, dan tidak takut melakukan kesalahan.

Alkhalifi Raisan Umara membagikan pengalamannya sebagai pelajar di O2 Course. Menurutnya, rasa percaya diri mulai tumbuh ketika ia berani menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Kesalahan bukan menjadi hambatan, melainkan bagian dari proses belajar yang harus dinikmati.

Sementara itu, Mr. Brady mengapresiasi semangat masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda di Aceh, yang memiliki antusiasme tinggi untuk belajar bahasa Inggris. Ia menegaskan bahwa penutur asli pun tidak mengharapkan seseorang berbicara dengan sempurna. Yang terpenting adalah keberanian untuk berkomunikasi dan terus mencoba.

"Learning English is not about being perfect. It's about having the courage to communicate. Every mistake is a chance to learn something new, don't be afraid to speak English. Even native speakers make mistakes. The important thing is to keep practicing and never give up." kata Brady

Brady katakan belajar bahasa Inggris bukan tentang menjadi sempurna. Ini tentang memiliki keberanian untuk berkomunikasi. Setiap kesalahan adalah kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru, Jangan takut berbicara bahasa Inggris. Bahkan penutur asli pun sering terjadi kesalahan saat berkomunikasi yang terpenting adalah terus berlatih dan jangan pernah menyerah.

Mrs. Jelita menambahkan bahwa banyak orang menganggap bahasa Inggris sulit karena terlalu fokus menghafal tata bahasa. Padahal, kemampuan berbahasa akan berkembang lebih cepat jika dibiasakan melalui percakapan, mendengarkan, membaca, dan praktik secara rutin. Menurutnya, belajar bahasa Inggris harus dibuat menyenangkan agar peserta didik merasa nyaman dan termotivasi.

Melalui program English Corner hadir sekali dalam sepekan, PRO 2 RRI Takengon terus menghadirkan ruang belajar yang interaktif bagi generasi muda. Kehadiran penutur asli bersama pelajar dan guru membuktikan bahwa bahasa Inggris bukan sekadar mata pelajaran di kelas, tetapi juga jembatan untuk mengenal budaya, memperluas wawasan, dan membuka peluang di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....