Manfaatkan Waktu, Perbanyak Amal, dan Jaga Keimanan
- 21 Jul 2026 07:47 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Rektor IAIN Takengon menyerukan agar umat Islam memanfaatkan kesehatan dan waktu untuk memperbanyak ibadah sebelum kesempatan itu tidak lagi tersedia.
- Pesan disampaikan dalam Ceramah Subuh di Masjid Agung Ruhama yang disiarkan langsung melalui Pro 1 RRI Takengon pada hari Selasa, 21 Juli 2026.
- Setiap manusia memiliki batas usia dan harus memprioritaskan waktu untuk hal-hal bernilai ibadah tanpa menunda amal kebaikan selama masih mampu.
RRI.CO.ID, Takengon – "Selagi sehat, selagi kuat, perkuatlah ibadah. Jangan sampai ketika kemampuan itu sudah tidak ada, barulah kita menyadari pentingnya beramal." Pesan tersebut disampaikan Tgk. Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, Rektor IAIN Takengon, dalam Ceramah Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon yang disiarkan secara langsung melalui Pro 1 RRI Takengon, Selasa, 21 Juli 2026. Tausiah tersebut mengajak umat Islam memanfaatkan waktu sebagai nikmat yang tidak ternilai dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Menurut Tgk. Prof. Ridwan Nurdin, setiap manusia memiliki batas usia sehingga waktu yang dimiliki harus diprioritaskan untuk hal-hal yang bernilai ibadah. Ia mengingatkan bahwa kesempatan dan kesehatan merupakan anugerah Allah SWT yang tidak selalu dimiliki setiap saat. Karena itu, umat Islam diminta tidak menunda amal kebaikan selama masih diberikan kemampuan.
Dalam ceramahnya, ia juga menekankan pentingnya membiasakan diri bersedekah, baik ketika berada dalam keadaan lapang maupun sempit. "Allah memerintahkan kita bersedekah di masa lapang dan masa sulit. Jika seseorang mampu berbagi ketika berada dalam kesulitan, maka ia akan lebih mudah melakukannya saat memperoleh kelapangan rezeki," ujarnya.
Tgk. Prof. Ridwan Nurdin kemudian mengajak jemaah untuk senantiasa mengamalkan tiga doa yang menjadi harapan setiap muslim. Pertama, memohon husnul khatimah atau akhir kehidupan yang baik. Kedua, memohon agar Allah SWT memberikan kesempatan untuk memperoleh taubat nasuha sebelum ajal menjemput. Ketiga, memohon keteguhan hati agar tetap istiqamah di atas agama Allah. "Kita semua berharap mendapatkan tiga anugerah ini, yaitu husnul khatimah, kesempatan bertaubat sebelum wafat, dan hati yang tetap teguh dalam agama," katanya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga amalan-amalan sunnah secara istiqamah, seperti memperbanyak istigfar, bersedekah, memakmurkan masjid, dan membantu sesama. Menurutnya, amalan yang dilakukan secara konsisten akan menjadi bekal terbaik sekaligus meninggalkan kenangan baik di tengah masyarakat setelah seseorang meninggal dunia.
Mengakhiri tausiahnya, Tgk. Prof. Ridwan Nurdin mengajak seluruh jemaah untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan tidak menyia-nyiakan umur yang terus berkurang. Ia berharap setiap muslim dapat memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak amal saleh sehingga meraih akhir kehidupan yang baik dan mendapat ridha Allah SWT.
Ceramah Subuh tersebut berlangsung di Masjid Agung Ruhama Takengon dan disiarkan secara langsung melalui Pro 1 RRI Takengon sebagai bagian dari program dakwah rutin yang menghadirkan ulama dan tokoh agama guna memberikan penguatan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat Aceh Tengah dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....