Umat Muslim Hendaknya Teladani Kelembutan Rasulullah dan Peduli Sesama

  • 03 Jun 2026 08:30 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon – Kelembutan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan menjadi pesan utama yang disampaikan dalam ceramah subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon, Selasa, 2 Juni 2026. Selain mengajak jamaah meneladani akhlak Nabi, penceramah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat terbatasnya akses transportasi dan infrastruktur.

Dalam tausiyahnya, Tgk. Drs. Nasri Lisma mengingatkan bahwa Allah SWT senantiasa dekat dengan hamba-Nya. Oleh karena itu, umat Islam diajak untuk terus bersyukur, mendekatkan diri kepada Allah, serta memperbanyak amal kebaikan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Penceramah kemudian mengisahkan sebuah peristiwa pada masa Rasulullah SAW ketika sejumlah wilayah di Madinah mengalami musim kemarau panjang yang menyebabkan hasil panen kurma menurun drastis. Kondisi tersebut membuat masyarakat mengalami kesulitan ekonomi. Dalam situasi itu, Rasulullah menunjukkan sikap bijaksana dan penuh kasih sayang dalam menyelesaikan persoalan yang muncul.

Diceritakan pula tentang seorang Yahudi yang meminjamkan kurma untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis. Meski kemudian orang tersebut menagih dengan cara yang kurang baik sebelum waktu yang ditentukan, Rasulullah SAW tetap menanggapinya dengan kelembutan dan tidak membalas dengan kemarahan. Bahkan, Rasulullah memerintahkan agar utang tersebut dibayar dengan tambahan sebagai bentuk penghargaan dan kebaikan.

Menurut penceramah, sikap Rasulullah tersebut menjadi bukti bahwa kelembutan, kesabaran, dan kemurahan hati mampu melunakkan hati seseorang. Kisah itu bahkan menjadi salah satu alasan yang membuat tokoh Yahudi tersebut akhirnya memeluk Islam setelah menyaksikan langsung akhlak mulia Rasulullah SAW.

Mengaitkan kisah tersebut dengan kondisi saat ini, penceramah menyampaikan bahwa sejumlah desa di wilayah Bener Meriah, seperti Alur Cincin dan Menderek, sedang menghadapi kesulitan ekonomi akibat berkurangnya aktivitas lalu lintas kendaraan yang sebelumnya menjadi sumber penghasilan masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya pendapatan warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan di jalur tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, Masjid Agung Ruhama bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak telah menyalurkan bantuan serta menggalang dana untuk membantu pembangunan dan perbaikan akses jembatan yang dibutuhkan masyarakat setempat. Penceramah mengajak seluruh jamaah dan pendengar RRI untuk turut berpartisipasi membantu saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan. Menurutnya, semangat saling membantu merupakan ajaran Islam yang harus terus dijaga, karena setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapat balasan dari Allah SWT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....