Update Gunung Burni Telong 21 Februari 2026

  • 22 Feb 2026 08:21 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong: Aktivitas Gunung Bur Ni Telong yang memiliki ketinggian 2.623 meter di atas permukaan laut (mdpl) terpantau masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan periode pengamatan 21 Februari 2026 pukul 00.00–24.00 WIB.

Kondisi cuaca dan visual secara meteorologis, cuaca di sekitar gunung teramati cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat, dengan suhu udara berkisar antara 16 hingga 26 derajat Celsius.

Dari sisi visual, gunung tampak jelas hingga tertutup kabut tipis (0-I). Selama periode pengamatan, asap kawah tidak teramati, sehingga tidak terlihat adanya peningkatan aktivitas permukaan yang signifikan.

Aktivitas kegempaan Meski secara visual relatif tenang, aktivitas kegempaan masih terekam oleh alat pemantau, dengan rincian sebagai berikut:

  • Vulkanik Dalam (VA): 7 kejadian, amplitudo 6–28 mm, durasi 10–20 detik, dengan selisih waktu gelombang S-P 2–3 detik.
  • Tektonik Lokal (TL): 1 kejadian, amplitudo 20 mm, durasi 28 detik, S-P 6 detik.
  • Tektonik Jauh (TJ): 4 kejadian, amplitudo 15–45 mm, durasi 48–81 detik, S-P 16 detik.

Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas gempa vulkanik masih terjadi di kedalaman, meskipun belum menunjukkan peningkatan signifikan yang mengarah pada erupsi.

Status dan rekomendasi dengan kondisi tersebut, status aktivitas Gunung Bur Ni Telong tetap berada pada Level II (Waspada).

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tidak mendekati area kawah dalam radius 3 kilometer. Selain itu, pengunjung juga diminta untuk tidak berada di sekitar fumarola dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan, guna menghindari potensi paparan gas berbahaya.

Laporan ini disusun oleh Suwardi Putra, A.Md.Kom., sebagai bagian dari pemantauan rutin aktivitas gunung api di wilayah Bener Meriah.

Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....