Aktivitas Gunung Bur Ni Telong Masih Level II, Masyarakat di Minta Jaga Jarak
- 15 Jul 2026 09:57 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Gunung Bur Ni Telong tetap berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan PVMBG pada 14 Juli 2026 dengan aktivitas gempa vulkanik yang masih terdeteksi.
- Selama periode pengamatan, tercatat enam kali gempa vulkanik dengan amplitudo berkisar 23 hingga 65 milimeter dan durasi 13 hingga 23 detik, namun tidak ada perubahan signifikan pada aktivitas permukaan.
- Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati area kawah dalam radius 2 kilometer serta diimbau menghindari area fumarola dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan karena potensi keluarnya gas vulkanik berbahaya.
RRI.CO.ID, Redelong : Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong melaporkan aktivitas Gunung Bur Ni Telong selama periode pengamatan 14 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB masih berada pada Level II (Waspada).
Berdasarkan laporan pengamatan, kondisi cuaca di sekitar gunung didominasi cuaca cerah hingga mendung dengan angin bertiup lemah ke arah selatan dan barat laut. Suhu udara tercatat berkisar antara 17 hingga 24 derajat Celsius.
Dari hasil pengamatan visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis dengan tingkat kabut 0 hingga I. Selama periode pengamatan, asap kawah tidak teramati, sehingga secara visual tidak menunjukkan adanya perubahan signifikan pada aktivitas permukaan.
Sementara itu, hasil pemantauan kegempaan mencatat enam kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo berkisar 23 hingga 65 milimeter, selisih waktu gelombang S-P antara 1 hingga 2,9 detik, serta durasi gempa 13 hingga 23 detik. Tidak terdapat keterangan lain yang menunjukkan adanya aktivitas vulkanik tambahan selama periode tersebut.
Meski demikian, status Gunung Bur Ni Telong tetap berada pada Level II (Waspada). Oleh karena itu, masyarakat, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi dari PVMBG.
Pengunjung dilarang mendekati area kawah Gunung Bur Ni Telong dalam radius 2 kilometer. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak berada di sekitar area fumarola dan solfatara, terutama saat kondisi cuaca mendung atau hujan, mengingat potensi keluarnya gas vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan.
PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Bur Ni Telong melalui informasi resmi dari Badan Geologi, Kementerian ESDM dan Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong.
Sumber: Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG – Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....