Bener Meriah Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 1447 H

  • 05 Mar 2026 22:07 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong- Pemerintah Kabupaten Bener Meriah resmi menetapkan besaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 1447 H/2026 M. Keputusan ini lahir dalam rapat musyawarah yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah pada Kamis, 5 Maret 2026.

Rapat dipimpin oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesra Setdakab Bener Meriah, Khairmansyah, S.IP., M.Si., mewakili Bupati Bener Meriah.

Forum ini turut dihadiri Ketua MPU Bener Meriah (Tgk. Abdurrahman Lamno), Plt. Kepala Kemenag Bener Meriah Riadiyansyah, SE, Perwakilan Dinas Syariat Islam Khairul Amri Saragih, S.Ag, Kepala Baitul Mal Bener Meriah Drs. Nawawi, Pimpinan Ormas Islam NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah Serta jajaran Kasi Kemenag, Ketua APRI, Ketua APARI, dan seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Bener Meriah.

Dalam arahannya, Khairmansyah menekankan bahwa penetapan angka ini telah mempertimbangkan fluktuasi harga bahan pokok di pasar lokal dengan tetap berpegang teguh pada ketentuan syariat Islam.

"Keputusan ini diambil untuk memberikan kepastian dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Muslim di Bener Meriah," tegasnya.

Zakat Fitrah diwajibkan dalam bentuk makanan pokok (beras) sebanyak 1 sha’ per jiwa. Berdasarkan hasil verifikasi, takaran tersebut setara dengan 2,8 kg atau 3,1 liter (10 muk susu ditambah satu genggam).

Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat dalam bentuk harta atau uang mengikuti mazhab Hanafi, besaran yang ditetapkan berdasarkan kualitas beras yang dikonsumsi adalah sebagai berikut: Kategori Beras Kelas 1 Rp 60.800, kelas 2 Rp 57.000 dan kelas 3 Rp 53.000

Selain Zakat Fitrah, rapat juga menyepakati besaran fidyah bagi umat Muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa karena uzur syar'i. Besaran fidyah ditetapkan senilai 1 muk atau setara dengan 0,6 kg beras per hari per jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....