Ramadan di Negeri Orang: Kisah Ilham Fikri Kuliah dan Mengajar di Taiwan

  • 24 Feb 2026 20:36 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Semangat Ramadan 1447 Hijriah menghadirkan kisah inspiratif dalam program KURMA (Kisah Unik Ramadan) yang disiarkan Pro 1 RRI Takengon, Minggu (22/2/2026). Dipandu penyiar Budi, edisi bertema “Kuliah Sambil Mengajar di Taiwan” ini menghadirkan Ilham Fikri, S.P., M.Sc., mahasiswa doktoral yang tengah menempuh studi di Taiwan sekaligus berprofesi sebagai asisten pengajar.

Dalam dialog interaktif tersebut, Ilham menceritakan perjalanan panjangnya hingga bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Berawal dari mimpi sederhana saat kuliah S1 dan terinspirasi sahabatnya yang berhasil magang ke Jepang, ia terus berusaha mengejar beasiswa meski sempat gagal di tahap seleksi. Tekad kuat membuatnya berani keluar dari pekerjaan tetap demi mempersiapkan diri, termasuk meningkatkan kemampuan bahasa asing.

Kesempatan itu akhirnya datang melalui jalur beasiswa di Taiwan. Ia berhasil menyelesaikan studi magister di bidang pertanian dan kini melanjutkan program doktoral (S3). Selain fokus pada riset, Ilham juga mengikuti program teaching assistant dengan mengajar bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar, mulai kelas 1 hingga kelas 6.

Menurutnya, pengalaman mengajar di luar negeri memberikan banyak pelajaran tentang disiplin, profesionalisme, dan manajemen waktu. Sistem kerja dilakukan per semester dengan evaluasi berkala. Ia menilai profesi guru di Taiwan cukup dihargai, baik dari sisi kesejahteraan maupun dukungan fasilitas pendidikan.

Menjalani Ramadan sebagai minoritas Muslim tentu memiliki tantangan tersendiri. Ilham mengungkapkan bahwa komunitas Muslim Indonesia di Taiwan terdiri dari mahasiswa dan pekerja migran yang jumlahnya cukup besar. Meski tinggal di wilayah selatan yang komunitasnya lebih sedikit, kampus tetap menyediakan ruang ibadah dan mahasiswa rutin mengadakan buka puasa bersama, tarawih, hingga salat Idul Fitri secara terorganisir.

Tantangan terbesar, lanjutnya, adalah mencari makanan halal. Tidak semua tempat menyediakan menu halal sehingga ia kerap memesan dari keluarga Muslim setempat atau memasak sendiri. Namun, suasana kebersamaan antarperantau justru membuat Ramadan terasa hangat meski jauh dari keluarga di tanah air.

Melalui program KURMA, Ilham berpesan kepada generasi muda Indonesia agar tidak takut bermimpi besar. Ia mendorong para pejuang beasiswa untuk terus mencari informasi, membangun relasi, dan tidak mudah menyerah. Kisahnya menjadi bukti bahwa Ramadan bukan penghalang untuk berprestasi, melainkan momentum untuk menguatkan tekad dan memperluas cakrawala hingga ke penjuru dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....