Ramadhan Jadi Momentum Anak Muda ‘Reset Diri’ dan Bijak Bersosial Media
- 23 Feb 2026 16:15 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon: Lembaga Dakwah Kampus (LDK) mengajak generasi muda untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai titik balik dalam memperbaiki kondisi spiritual dan kejiwaan melalui konsep "From Scroll to Soul". Hal ini disampaikan oleh dua perwakilan LDK, Hafiz Mustaqim dan Firmandi, dalam program siaran Pro 2 RRI Takengon pada Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam diskusi tersebut, terungkap data menarik mengenai tingginya intensitas penggunaan internet di kalangan anak muda saat Ramadan. Berdasarkan data dari Telkomsel, traffic penggunaan internet melonjak hingga 87% pada waktu sahur, yakni antara pukul 03.00 hingga 05.00 WIB.
Menanggapi hal ini, Hafiz menekankan bahwa media sosial ibarat pisau; manfaat atau mudaratnya sangat bergantung pada penggunanya.
"Kita boleh scroll-scroll saja, tidak ada larangan. Namun, diharapkan apa yang kita lihat adalah hal-hal yang bermanfaat dan positif bagi batin kita, terutama di momentum Ramadan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," ujar Hafiz.
Firmandi menambahkan bahwa daripada sekadar menjadi konsumen konten yang hanya mencari kesenangan atau mengikuti tren Barat, anak muda seharusnya lebih produktif dengan menjadikan media sosial sebagai jembatan dakwah. Menurutnya, konten kreatif seperti video kegiatan ibadah atau pesan kebaikan lebih mudah menjangkau anak muda dibandingkan mengajak mereka langsung ke tempat pengajian.
Sebagai penutup, perwakilan LDK mengingatkan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Dengan memanfaatkan momentum Ramadan secara maksimal, diharapkan anak muda tidak hanya "sibuk di layar", tetapi juga mampu memberikan nutrisi bagi jiwa agar tetap tenang dan terarah di jalur yang benar.
| Baca juga: Tips Menjaga Hati di Bulan Ramadhan |
Tips bagi Generasi Digital Untuk menjaga konsistensi perubahan setelah Ramadan, LDK memberikan beberapa tips bagi anak muda, antara lain:
1. Menentukan Skala Prioritas: Menetapkan tujuan hidup yang jelas untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.
2. Target Ibadah: Seperti tantangan One Day One Juz (satu hari satu juz) dan menjaga salat berjamaah di masjid.
3. Menjaga Lisan dan Emosi: Menghindari perilaku "toksik" atau ucapan kotor, terutama saat berkumpul di warung kopi.
4. Mencari Lingkungan Positif: Bergabung dengan komunitas yang memiliki visi perubahan yang sama untuk menghindari kebiasaan buruk lama
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....