Filantropi Zakat Mal untuk Kesejahteraan Umat

  • 28 Mar 2025 08:01 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Takengon, 27 Maret 2025 – Dalam program Dialog Pagi RRI Takengon, Komisioner Baitul Mal Aceh Tengah, Abdul Aziz, S.Pd.I, membahas peran zakat mal dalam memajukan kesejahteraan umat. Acara yang berlangsung pada Kamis (27/03) pukul 08.05 hingga 09.00 WIB ini mengangkat pentingnya pengelolaan zakat yang efektif dan tepat sasaran.

Abdul Aziz menjelaskan bahwa filantropi Islam, khususnya zakat mal, memiliki peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berhak menerima bantuan. Kriteria penerima zakat telah ditetapkan oleh regulasi yang dikeluarkan oleh Baitul Mal Provinsi, sehingga penyaluran dapat dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Kriteria Penerima Zakat Mal Menurut Abdul Aziz, zakat mal didistribusikan kepada delapan golongan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an, yaitu:

  1. Fakir – mereka yang tidak memiliki sumber penghidupan yang layak.

  2. Miskin – mereka yang memiliki penghasilan tetapi tidak mencukupi kebutuhan dasar.

  3. Amil – petugas yang mengelola dan menyalurkan zakat.

  4. Mualaf – mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan dukungan.

  5. Riqab – budak atau orang yang ingin membebaskan diri dari perbudakan (relevan pada konteks historis, tetapi dalam praktik modern lebih diarahkan pada program rehabilitasi sosial).

  6. Gharimin – orang yang terlilit utang untuk kebutuhan dasar dan tidak mampu melunasinya.

  7. Fi Sabilillah – pihak yang berjuang di jalan Allah, termasuk kegiatan dakwah dan pendidikan Islam.

  8. Ibnu Sabil – musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan.

Zakat Mal sebagai Solusi SosialAbdul Aziz menekankan bahwa dengan pengelolaan yang baik, zakat mal dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial, seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. “Jika seluruh umat Islam menunaikan zakat mal sesuai ketentuan, maka manfaatnya akan sangat besar dalam membangun kesejahteraan umat,” ujarnya.

Baitul Mal Aceh Tengah berkomitmen untuk memastikan bahwa zakat yang dikumpulkan dapat disalurkan secara adil dan merata. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memprioritaskan bantuan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan serta mendukung program-program pemberdayaan ekonomi umat.

Mendorong Kesadaran Berzakat Pada akhir dialog, Abdul Aziz mengajak seluruh masyarakat untuk lebih sadar akan kewajiban zakat mal. “Berzakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang akan membawa keberkahan dalam kehidupan kita. Mari kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk lebih peduli dan berbagi kepada sesama,” pungkasnya.

Acara Dialog Pagi RRI Takengon ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat mal dan bagaimana peran filantropi Islam dalam membangun kesejahteraan umat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....