Kopi Pagi Beri Energi, tapi Hanya sementara

  • 15 Sep 2026 14:38 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Secangkir kopi menjadi pilihan banyak orang untuk mengawali aktivitas. Kandungan kafein di dalamnya dapat membantu tubuh lebih waspada dan memberikan dorongan energi.

Kafein bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Zat ini menghambat efek adenosin, yaitu senyawa yang menumpuk sepanjang hari dan memicu rasa kantuk.

Karena itu, minum kopi pada pagi hari dapat membantu seseorang merasa lebih terjaga. Efek kafein biasanya mulai terasa dalam waktu singkat setelah dikonsumsi.

Efek Kafein Tidak Bertahan Lama

Kafein diserap tubuh dengan cepat. Kadarnya dapat mencapai puncak sekitar 15 menit hingga dua jam setelah dikonsumsi. Namun, peningkatan energi tersebut bersifat sementara. Efek kafein umumnya berlangsung sekitar empat hingga enam jam, seperti disadur dari Health, Senin (14/9/2026).

Setelah efeknya berkurang, sebagian orang dapat kembali merasa lelah. Kondisi ini lebih mudah terjadi jika tubuh tidak mendapatkan tidur cukup atau asupan makanan yang seimbang.

Karena itu, kopi sebaiknya tidak dijadikan pengganti tidur atau pola makan sehat. Tidak semua orang merasakan efek kopi dengan cara yang sama. Sebagian orang merasa lebih fokus dan berenergi setelah minum kopi.

Sementara itu, orang yang sensitif terhadap kafein dapat mengalami rasa gelisah atau cemas. Respons tersebut juga dipengaruhi oleh jumlah dan frekuensi konsumsi kafein.

Mengonsumsi kopi bersama makanan dapat memperlambat penyerapan kafein. Sebaliknya, minum kopi saat perut kosong dapat membuat kafein diserap lebih cepat.

Batasi Konsumsi Kafein

Bagi sebagian besar orang sehat, minum kopi pada pagi hari umumnya tidak menjadi masalah. Namun, jumlah kafein tetap perlu diperhatikan. Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan kecemasan, jantung berdebar, gelisah, hingga gangguan tidur. Orang dewasa disarankan menjaga konsumsi kafein di bawah 400 miligram per hari.

Jika tubuh mudah mengalami efek samping setelah minum kopi, jumlah konsumsinya dapat dikurangi.

Anggapan bahwa minum kopi segera setelah bangun tidur dapat mengganggu hormon belum didukung bukti yang kuat. Kafein memang dapat meningkatkan kadar kortisol untuk sementara.

Namun, penelitian mengenai waktu minum kopi dan dampaknya terhadap hormon masih terbatas. Konsumsi kafein secara rutin juga dapat memengaruhi respons kortisol tubuh.

Artinya, peningkatan kortisol setelah minum kopi tidak otomatis menunjukkan adanya gangguan hormon.

Tidak Perlu Menunggu 90 Menit

Bagi orang yang tidak mengalami keluhan setelah minum kopi pada pagi hari, tidak ada alasan kuat untuk menunda konsumsi hingga 90 menit.

Namun, jika kopi menyebabkan kecemasan, gangguan pencernaan, atau refluks, konsumsi kafein dapat dikurangi.

Kopi juga bisa diminum bersama makanan atau diganti dengan pilihan tanpa kafein.

Yang terpenting, kopi hanya memberikan tambahan energi sementara. Tidur cukup, pola makan seimbang, dan kebiasaan hidup sehat tetap menjadi dasar untuk menjaga energi sepanjang hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....