Jangan Takut Makan Buah meski Mengandung Gula

  • 22 Jun 2026 15:11 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Gula kerap menjadi "tersangka" utama di balik berbagai masalah kesehatan, mulai dari kenaikan berat badan hingga penyakit jantung. Tak sedikit pula anggapan yang menyebut semua makanan manis, termasuk buah, sebaiknya dihindari karena kandungan gulanya. Namun, pakar gizi menegaskan anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ahli gizi dari King's College London, Dr. Emily Leeming mengatakan masih banyak kesalahpahaman mengenai konsumsi gula. Menurutnya, tidak semua jenis gula memiliki dampak yang sama terhadap kesehatan. Leeming juga menambahkan masih banyak mitos yang beredar mengenai gula, terutama di media sosial.

Gula Tidak Selalu Menjadi Penyebab Utama

Leeming juga menyoroti anggapan sebagian influencer yang menyebut gula sebagai zat beracun penyebab obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Menurutnya, hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa ketika jumlah kalori yang dikonsumsi tetap sama, pola makan dengan kandungan gula lebih tinggi tidak selalu menyebabkan kenaikan berat badan, gangguan metabolisme, maupun penurunan indikator kesehatan.

Yang lebih penting adalah memastikan pola makan tetap seimbang dan kaya akan buah, sayuran, serta biji-bijian utuh. Jika seseorang tetap memenuhi kebutuhan gizi hariannya, gula tidak serta-merta menjadi penyebab utama berbagai penyakit.

Yang Perlu Dibatasi Adalah Gula Tambahan

Meski demikian, bukan berarti konsumsi gula boleh dilakukan tanpa batas. Pedoman gizi di Inggris merekomendasikan agar konsumsi gula bebas (free sugars) tidak melebihi 30 gram per hari bagi orang dewasa. Gula bebas merupakan gula yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman, seperti pada permen, biskuit, minuman ringan, kue, serta gula yang terdapat pada jus buah.

Sebaliknya, gula alami yang terdapat dalam buah utuh tidak termasuk dalam kategori tersebut karena masih terikat di dalam struktur buah dan dikonsumsi bersama serat, vitamin, mineral, serta berbagai senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Buah Tetap Menjadi Pilihan Sehat

Leeming mengaku prihatin masih banyak orang yang menghindari buah karena khawatir dengan kandungan gulanya. Menurutnya, anggapan tersebut justru dapat membuat masyarakat kehilangan salah satu sumber nutrisi terbaik. Leeming mengatakan Itu adalah saran yang keliru.

Serat pada buah membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga lonjakan gula darah tidak terjadi secepat ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....