Rutin Bergerak Setiap Hari Kunci Hidup Lebih Sehat
- 19 Jun 2026 08:15 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Banyak orang mengira umur panjang hanya ditentukan oleh faktor genetik atau kemajuan teknologi kesehatan. Padahal, para pakar menegaskan bahwa rahasia hidup lebih lama justru berawal dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.
Dalam dunia kedokteran, tujuan hidup sehat bukan sekadar memperpanjang usia. Yang lebih penting adalah memperpanjang masa hidup sehat (healthspan), yakni periode ketika seseorang tetap aktif, bebas penyakit, dan mampu menjalani aktivitas secara mandiri hingga usia lanjut.
Di tengah maraknya tren biohacking, suplemen anti-penuaan, hingga terapi peptida, para ahli menilai fondasi umur panjang tetap berasal dari pola hidup sehat. Mulai dari menjaga pola makan, tidur yang cukup, hingga rutin bergerak setiap hari.
Bergerak Setiap Hari Lebih Penting daripada Olahraga Berat
Dokter spesialis kedokteran olahraga di Hospital for Special Surgery, Dr. Jordan Metzl, mengatakan aktivitas fisik merupakan salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup di usia tua.
Menurutnya, seseorang tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran agar memperoleh manfaat kesehatan. Aktivitas fisik adalah hal nomor satu. Bergerak, bergerak, dan terus bergerak setiap hari," ujar Metzl dalam wawancaranya yang dikutip dari TODAY.com.
Ia menjelaskan, aktivitas fisik dapat berupa apa saja selama membuat tubuh bekerja lebih aktif dibanding biasanya. Misalnya berjalan kaki, menari, menaiki tangga, membersihkan rumah, hingga berkebun. Bahkan, penelitian terbaru menunjukkan aktivitas fisik intensitas tinggi selama dua menit setiap hari sudah dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jangka panjang.
Mengapa Bergerak Setiap Hari Penting?
Data World Health Organization (WHO) menunjukkan semakin banyak masyarakat menjalani gaya hidup kurang bergerak (sedentari). Waktu yang dihabiskan duduk di depan komputer, berkendara, maupun menatap layar gawai terus meningkat.
Padahal, kebiasaan tersebut berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis seperti:
penyakit jantung;
diabetes tipe 2;
obesitas;
tekanan darah tinggi;
hingga kematian dini.
Sebaliknya, aktivitas fisik rutin terbukti mampu membantu menjaga berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat otot dan tulang, memperbaiki suasana hati, serta menjaga fungsi otak seiring bertambahnya usia.
Aktivitas Ringan Juga Memberikan Manfaat
Dr. Metzl menjelaskan, tubuh tidak selalu membutuhkan olahraga berat. Aktivitas harian yang membuat detak jantung meningkat juga memberikan manfaat. Dalam dunia kesehatan, aktivitas ini dikenal sebagai Non-Exercise Activity Thermogenesis (NEAT), yaitu energi yang dikeluarkan tubuh saat melakukan aktivitas di luar olahraga terstruktur.
Contoh aktivitas NEAT antara lain:
menggunakan tangga daripada lift;
berjalan kaki selama 5–10 menit;
berdiri saat menerima panggilan telepon;
mencuci piring secara manual;membawa belanjaan sendiri;
memarkir kendaraan lebih jauh;
melakukan peregangan selama lima menit;
melakukan 10 kali gerakan squat.
Semakin sering tubuh bergerak, semakin besar pula energi yang dibakar sepanjang hari. Bagi orang yang selama ini jarang berolahraga, memulai kebiasaan baru tidak harus dilakukan secara ekstrem.
Metzl menyarankan masyarakat membuat target sederhana, misalnya berjalan kaki setiap hari, memasang pengingat di ponsel, atau mencatat aktivitas fisik yang telah dilakukan.
Menurutnya, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan manfaat kesehatan dalam jangka panjang.Selain mudah dilakukan, kebiasaan bergerak setiap hari juga tidak membutuhkan biaya tambahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....