Meningkatnya Tingkat Kecemasan dan Kesehatan Mental di Akhir Tahun 2024

  • 10 Des 2024 15:51 WIB
  •  Takengon

KBRN, Takengon : Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa kesehatan mental Gen Z di Indonesia semakin memprihatinkan, dengan tingkat kecemasan dan depresi yang meningkat menjelang akhir tahun.

Generasi Z, yang kini berusia antara 12 hingga 27 tahun, menghadapi tantangan kesehatan mental yang serius di tengah tekanan sosial dan ekonomi yang meningkat.

Menurut laporan dari Asosiasi Psikologi Indonesia, sekitar 72% Gen Z melaporkan mengalami tingkat kecemasan yang tinggi, terutama terkait dengan masa depan dan tekanan akademis.

Salah satu contoh nyata adalah Rina, seorang mahasiswa berusia 20 tahun yang merasa tertekan menjelang ujian akhir semester.

"Saya merasa seolah-olah tidak ada jalan keluar. Tekanan untuk berprestasi sangat besar, dan saya sering merasa cemas," ungkap Rina.

Banyak teman sebayanya juga merasakan hal yang sama, menciptakan suasana yang penuh ketegangan di kalangan mahasiswa.

Psikolog, Dr. Andi, menjelaskan bahwa penggunaan media sosial juga berkontribusi pada masalah kesehatan mental di kalangan Gen Z.

"Media sosial dapat menciptakan perbandingan yang tidak sehat dan meningkatkan perasaan isolasi. Penting bagi mereka untuk membatasi waktu layar dan mencari dukungan dari teman dan keluarga," katanya.

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa organisasi di Indonesia telah meluncurkan program dukungan kesehatan mental yang ditujukan khusus untuk Gen Z. Program-program ini menawarkan konseling gratis dan lokakarya tentang manajemen stres dan kesehatan mental.

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, diharapkan Gen Z dapat lebih terbuka untuk membicarakan masalah yang mereka hadapi dan mencari bantuan. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung untuk generasi muda ini. ( Erma Wahyuni )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....