IAIN Takengon dan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Perkuat Kolaborasi
- 14 Agt 2026 14:29 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : IAIN Takengon memperkuat jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Rabu (12/8/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan akademik, sumber daya manusia, digitalisasi, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., bersama Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL. Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan kolaborasi kelembagaan.
Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL., menyampaikan bahwa IAIN Takengon memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Menurut Prof. Ridwan, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi lain menjadi penting dalam menghadapi perkembangan kelembagaan dan perubahan kebijakan pendidikan tinggi. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat atmosfer akademik sekaligus mendukung IAIN Takengon dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kelembagaan.
Sementara itu, Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., menyampaikan rasa bahagia dapat bersilaturahmi dan membangun kerja sama dengan IAIN Takengon. Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan kedua institusi.
“Kita saling menyemangati antarteman sesama PTKIN. Semoga betul-betul terwujud bagaimana kita bisa membersamai adik-adik mahasiswa agar dapat menjalani perkuliahan dengan nyaman dan aman, hingga menjadi alumni yang bermanfaat,” ujarnya.
Prof. Evi juga menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi, menurutnya, menjadi kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan kampus. Perkuliahan ke depan juga dituntut semakin adaptif, termasuk melalui pembelajaran jarak jauh dan pengembangan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Selain digitalisasi, ia turut mendorong pengembangan kampus yang berwawasan lingkungan melalui penerapan konsep ekoteologi, pengelolaan limbah, pemanfaatan energi, serta penggunaan teknologi secara efektif dan berkelanjutan.
Kerja sama antara IAIN Takengon dan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi konkret, baik dalam bidang akademik, pengembangan SDM, digitalisasi, maupun inovasi pendidikan. Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kedua perguruan tinggi untuk terus meningkatkan mutu dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....