MBG Berlanjut, Ekonomi Pedagang Pasar Tetap Bergerak
- 11 Sep 2026 10:38 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon- Aktivitas perdagangan ikan di Pasar Bawah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, turut merasakan dampak dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya ketika kegiatan MBG mengalami penghentian sementara.
Pengelola Pasar Bawah Takengon, Hasballah, mengatakan, selama program MBG berjalan, kebutuhan ikan dan bahan pangan lainnya cukup membantu meningkatkan aktivitas perdagangan di pasar.
Menurutnya, ikan yang didrop ke Aceh Tengah selanjutnya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan Dapur MBG di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Aktivitas distribusi tersebut turut menggerakkan perputaran ekonomi dan melibatkan banyak pelaku usaha serta tenaga kerja.
“Kalau MBG tutup, ikan yang sudah didrop ke pasar bisa tidak laku. Dampaknya bukan hanya kepada toke ikan, tetapi sampai kepada pekerja yang membersihkan ikan, pengangkut, tukang becak, ojek dan pelaku usaha lainnya,” ujar Hasballah.
Ia menjelaskan, ikan air tawar masih menjadi salah satu komoditas yang cukup diminati masyarakat. Selain ikan, kebutuhan bahan pangan untuk pemenuhan gizi anak dalam program MBG juga meliputi udang dan daging.
Aktivitas perdagangan tersebut juga menyerap tenaga kerja. Di Pasar Bawah Takengon, setidaknya terdapat sekitar 13 orang yang bekerja sebagai pembersih ikan. Mereka memperoleh upah sekitar Rp2.500 hingga Rp3.000 per kilogram ikan yang dibersihkan, selain pekerja bagian pengangkutan dan pengemasan atau packing.
Hasballah menambahkan, terhentinya aktivitas MBG juga dapat memengaruhi rantai ekonomi lainnya. Toke ikan, pekerja pembersih ikan, pengangkut, tukang becak hingga ojek yang mengantar barang ikut merasakan dampaknya.
“Jadi dampaknya luas, semua merasakan. Bukan hanya pedagang ikan, tetapi tenaga kerja yang terlibat dalam proses dari ikan datang sampai didistribusikan,” katanya.
Selain dampak ekonomi, aktivitas perdagangan ikan di pasar juga berkaitan dengan persoalan lingkungan, terutama sampah dan limbah ikan yang harus dikelola dengan baik.
Ia berharap program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat tidak hanya bagi pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat dan menyerap tenaga kerja di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....