Minggu Pertama April, Harga Bahan Pangan di Bener Meriah Turun

  • 06 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Redelong – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Ihsan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi daerah (PID) Minggu Pertama (M1) April 2026.

Rapat tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dan diikuti dari ruang Saber Pungli Setdakab Bener Meriah, Senin, 6 April 2026.

Ihsan menyampaikan Indeks Perubahan Harga (IPH) Kabupaten Bener Meriah pada M1 April 2026 mengalami penurunan sebesar 0,38 persen. Angka ini menunjukkan adanya penurunan harga bahan pangan dibanding bulan sebelumnya yang berada di level 3,17 persen.

Menurutnya, perubahan IPH dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti fluktuasi pasokan, distribusi logistik, kondisi cuaca atau bencana, serta peningkatan permintaan masyarakat.

Ia juga merinci komoditas utama penyumbang perubahan IPH pada periode tersebut, yakni udang basah sebesar 0,21 persen, telur ayam ras 0,19 persen, dan minyak goreng 0,05 persen.

Lebih lanjut, Ihsan menjelaskan berdasarkan sasaran nasional dari pemerintah pusat dan Bank Indonesia, target inflasi tahun 2026 berada pada 2,5 persen ± 1 persen. Dengan demikian, rentang inflasi yang dinilai aman berada di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.

“Daerah dengan angka inflasi di atas rata-rata nasional atau melebihi batas toleransi 3,5 persen biasanya akan masuk dalam kategori pengawasan atau rapor merah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....