Pokdarwis Solo Nilai Mural Efektif Cegah Vandalisme di Ruang Publik

  • 13 Jun 2026 14:46 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Keberadaan mural di tembok Gereja Santo Antonius Padua Purbayan dinilai dapat menjadi salah satu cara menekan aksi vandalisme yang kerap terjadi di ruang publik. Karya seni tersebut sekaligus menjadi wadah bagi para seniman untuk menyalurkan kreativitas secara positif.

Ketua Pokdarwis Solo, Mintorogo, mengatakan tembok Gereja Purbayan sebelumnya sempat menjadi sasaran coretan yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, lomba mural dinilai menjadi solusi yang lebih edukatif dibanding sekadar penertiban.

“Kalau saya melihat lomba mural ini sebuah kreativitas yang sangat luar biasa. Mengingat beberapa waktu yang lalu tembok gereja ini juga sempat dicoret-coret oleh graffiti yang tidak jelas,” katanya, Rabu 10 Juni 2026.

Menurutnya, ruang publik yang dihiasi karya seni cenderung lebih dihargai masyarakat sehingga risiko vandalisme dapat berkurang. Selain itu, para pelaku seni juga memperoleh ruang untuk menampilkan karya mereka secara legal.

Ia mengatakan pendekatan kreatif seperti mural dapat diterapkan di lokasi lain yang selama ini menjadi sasaran corat-coret liar. Dengan demikian, estetika kota tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Kalau ada lomba seperti ini, teman-teman yang suka menggambar bisa menyalurkan kreativitasnya dengan cara yang lebih baik,” ujarnya.

Mintorogo menilai seni mural tidak hanya berfungsi memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi media edukasi bagi masyarakat. Melalui gambar dan pesan yang ditampilkan, masyarakat dapat lebih memahami nilai sejarah, budaya, maupun kebersamaan.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga mural yang telah dibuat. Menurutnya, keberhasilan mempercantik ruang publik harus diikuti kesadaran bersama agar hasil karya tersebut tidak kembali dirusak.

“Kalau nanti sudah bagus lalu dicoret-coret lagi ya kebangetan. Ini harus kita jaga bersama agar vandalisme tidak terjadi,” katanya.

Mintorogo berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke berbagai sudut Kota Surakarta. Selain menekan vandalisme, langkah tersebut juga dapat memperkuat citra Solo sebagai kota kreatif dan ramah bagi seniman. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....