Bazar UMKM Pokdarwis Jateng: Pesona Fashion Denim Ramah Lingkungan Asal Solo
- 10 Mei 2026 13:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Inovasi ekonomi kreatif menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian Forum Komunikasi Pokdarwis se-Jawa Tengah. Seperti kehadiran produk Dencraft milik Erna Priyani.
Memanfaatkan limbah celana jeans yang sudah tidak terpakai, Erna berhasil menyulapnya menjadi berbagai produk fashion dan kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi. Produk-produk upcycle ini turut dipamerkan dalam bazar UMKM untuk menarik minat para delegasi wisata dari seluruh Jawa Tengah.
Erna memulai usahanya pada akhir tahun 2022 dengan semangat untuk mengurangi limbah tekstil di lingkungan sekitarnya. Awalnya, ia hanya mencoba membuat tas dari koleksi celana jeans pribadinya yang sudah tidak muat, namun ternyata banyak diminati oleh rekan-rekannya.
Kini, produk Dencraft berkembang pesat mulai dari gantungan kunci, tas unik, hingga busana outer yang memiliki karakter terbatas (limited).
"Awalnya hanya iseng memanfaatkan jeans yang numpuk biar tidak jadi sampah. Ternyata banyak yang tanya dan akhirnya saya produksi desain sendiri yang unik," ujar Erna Priyani, saat ditemui rri.co.id, di Kampung Batik Kauman, Surakarta, Minggu, 10 Mei 2026.
Tantangan utama yang dihadapi adalah proses produksi yang tidak mudah karena setiap kain denim harus dibongkar dan dipola kembali sesuai bentuk aslinya. Erna memastikan setiap produknya memiliki sentuhan tangan (handmade) seperti sulaman dan patchwork agar memberikan nilai eksklusivitas bagi pemakainya.
Meskipun berbahan limbah, ia tetap mengontrol kualitas jahitannya dengan ketat agar tetap awet dan profesional. Pelaku UMKM di Kampung Batik Kauman ini juga mengungkapkan hampir seluruh produknya bersifat unisex dan dapat digunakan oleh semua kalangan.
Keunikan lain dari produk Dencraft adalah penggunaan lapisan dalam (furing) yang tahan air, sehingga aman digunakan di luar ruangan. Hal inilah yang membuat produknya perlahan mulai dikenal di masyarakat melalui berbagai kegiatan pameran.
"Saya senang diberi kesempatan promosi di acara Pokdarwis ini agar Dencraft lebih dikenal. Produk saya ini limited, kalaupun polanya sama, penempatannya tidak akan pernah persis," kata Erna menambahkan.
Dukungan terhadap UMKM seperti Dencraft menjadi bagian penting dalam visi Wali Kota Surakarta untuk memantapkan wisata dari akar rumput. Dengan mengangkat produk kreatif berbasis lingkungan, Solo ingin menunjukkan bahwa pariwisata dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan.
Bazar UMKM dalam acara Pokdarwis ini pun menjadi jembatan bagi para pelaku kreatif untuk memperluas jaringan pasar mereka. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....