Ribuan Pengajar Keagamaan dan Penjaga Rumah Ibadah Karanganyar Terima Insentif

  • 07 Okt 2026 00:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyalurkan insentif tahun 2026 kepada 4.425 pengajar keagamaan nonformal dan penjaga rumah ibadah se-Kabupaten Karanganyar. Penyerahan bantuan secara simbolis dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, bersama Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa 6 Oktober 2026.

Rincian penerima manfaat tersebut terdiri dari 1.706 pengajar keagamaan nonformal serta 2.719 penjaga rumah ibadah yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Karanganyar.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Sri Suboko, menjelaskan bahwa penyaluran insentif ini merupakan bagian dari Program Unggulan ke-7 Pemkab Karanganyar sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para pengajar keagamaan nonformal dan penjaga rumah ibadah.

"Program ini diharapkan semakin mendukung peran mereka dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat," kata Sri Suboko.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada para pengajar keagamaan nonformal dan penjaga rumah ibadah yang selama ini turut memberikan pelayanan dan keteladanan di tengah masyarakat.

"Insentif ini merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah. Memang nilainya belum sebanding dengan pengabdian yang telah diberikan, tetapi kami berharap dapat menjadi bentuk penghargaan atas ketulusan dan keikhlasan panjenengan semua," ujar Bupati Karanganyar, Rober Christanto.

Menurut Bupati, pengajar keagamaan memiliki posisi penting dalam menanamkan nilai keimanan, akhlak, dan budi pekerti kepada generasi muda. Sementara itu, penjaga rumah ibadah turut menciptakan tempat peribadatan yang nyaman, bersih, dan terawat bagi masyarakat.

"Kami mengajak para pengajar keagamaan untuk terus memberikan pendidikan, semangat, dan keteladanan kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Rober menegaskan, semangat pembinaan ini sejalan dengan nilai "Sesarengan Mbangun Karanganyar", yang menempatkan pembangunan karakter dan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dalam membangun daerah secara bersama-sama.

Untuk mempermudah proses penerimaan, Pemkab Karanganyar memastikan mekanisme pencairan dilakukan secara praktis tanpa perlu membuka rekening bank baru, melainkan cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bukti identitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....