Haul Solo, 115 Ribu Kendaraan Melintas GT Ngemplak
- 06 Okt 2026 18:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat 115.935 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Ngemplak selama pelaksanaan Haul Solo pada 3–4 Oktober 2026. Jumlah tersebut meningkat 22 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, mengatakan kendaraan Golongan I masih mendominasi pergerakan lalu lintas melalui GT Ngemplak selama pelaksanaan Haul Solo. Volume lalu lintas tertinggi tercatat pada 3 Oktober 2026 dengan 56.734 kendaraan.
“Berdasarkan pencatatan kami, volume lalu lintas tertinggi terjadi pada 3 Oktober 2026, yaitu mencapai 56.734 kendaraan,” kata Mery dalam rilis tertulis yang diterima RRI.co.id, Selasa 6 Oktober 2026.
Selain GT Ngemplak, peningkatan volume kendaraan juga tercatat di sejumlah gerbang tol pada Ruas Tol Solo-Ngawi. Di GT Bandara Adi Soemarmo, kendaraan keluar mencapai 4.740 atau naik 13 persen dan kendaraan masuk 4.432 atau meningkat 21 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di GT Ngemplak, kendaraan yang memasuki Kota Solo tercatat 15.872 atau naik 27 persen dari kondisi normal 12.486 kendaraan. Sementara kendaraan yang meninggalkan Solo mencapai 14.197 atau meningkat 28 persen dari kondisi normal 11.080 kendaraan.
GT Gondangrejo mencatat 6.758 kendaraan memasuki wilayah Purwodadi atau naik 14 persen, sedangkan kendaraan yang meninggalkan Purwodadi mencapai 8.865 atau meningkat 39 persen. Di GT Karanganyar, kendaraan yang memasuki wilayah Karanganyar tercatat 12.538 atau naik 23 persen dan kendaraan yang meninggalkan wilayah tersebut mencapai 15.174 atau meningkat 37 persen.
Sementara itu, GT Sragen mencatat 6.726 kendaraan memasuki Kabupaten Sragen atau naik 9 persen dan 5.819 kendaraan pada arah lainnya atau meningkat 10 persen. GT Sragen Timur mencatat 3.183 kendaraan keluar atau naik 9 persen serta 3.973 kendaraan masuk atau meningkat 11 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di GT Ngawi, kendaraan yang memasuki wilayah Ngawi tercatat 6.644 atau naik 13 persen. Sementara kendaraan yang meninggalkan Ngawi mencapai 7.014 atau meningkat 18 persen dari kondisi lalu lintas normal.
Mery mengatakan PT JSN telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi peningkatan volume lalu lintas selama pelaksanaan Haul Solo. Langkah tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan layanan operasional di seluruh Ruas Tol Solo-Ngawi.
“Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Haul Solo, PT JSN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal. Kami memastikan kesiapan petugas, mengoptimalkan gardu transaksi, serta melakukan pengecekan fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol, sehingga pengguna jalan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ucap Mery.
Persiapan tersebut meliputi penambahan petugas untuk mendukung pelayanan transaksi di gerbang tol dan pengoperasian gardu Oblique Approach Booth (OAB). PT JSN juga menambah petugas untuk membantu pengaturan area parkir dan menjaga kebersihan toilet di sejumlah tempat istirahat sepanjang ruas tol.
PT JSN mengimbau pengguna jalan mempersiapkan perjalanan dengan memastikan kendaraan dalam kondisi layak, saldo uang elektronik mencukupi, dan bahan bakar tersedia. Pengguna jalan juga diminta beristirahat di tempat yang tersedia apabila merasa lelah atau mengantuk serta tetap mematuhi rambu dan ketentuan keselamatan selama perjalanan. (SIFA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....