Pemkab Sragen Gelontorkan 0,5M untuk Penataan Drainase Taman Krido Anggo

  • 28 Sep 2026 22:08 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Dinas Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) tengah melaksanakan proyek penataan kawasan Taman Krido Anggo yang berada tepat di depan Rumah Dinas Bupati Sragen.

Pekerjaan fokus pada pembangunan saluran air (drainase) guna mengatasi permasalahan genangan air yang selama ini dikeluhkan warga. Proyek penataan drainase tersebut membentang dari arah timur ke barat dengan nilai kontrak mencapai lebih dari setengah miliar rupiah.

"Pekerjaan drainase Taman Kridoanggo kontraknya Rp 535.000.000," ucap Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Permukiman Disperkimtaru Kabupaten Sragen, Budi Wibowo, Senin 28 September.

Dia menjelaskan bahwa pengerjaan drainase ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat setempat. Selama ini, kawasan sekitar lokasi pengerjaan khususnya akses jalan dari Klinik Aisyiyah ke arah barat, tidak memiliki saluran pembuangan air yang memadai.

"Ini aspirasi dari masyarakat karena memang kebutuhan di lokasi itu. Sejak lama jalan dari Klinik Aisyiyah ke barat itu tidak ada salurannya, terutama yang di sisi selatan jalan," ujar Budi Wibowo.

Budi menambahkan, ketiadaan drainase selama ini membuat air hujan meluap dan mengalir langsung di atas badan jalan aspal. Hal tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi merusak struktur jalan.

Adapun skema aliran drainase baru ini dibangun dari sisi timur ke barat hingga area sekitar pohon beringin dekat Masjid Kauman. Saluran tersebut nantinya akan terhubung ke dua arah, yakni ke sisi utara menuju pemukiman warga Kauman dan ke sisi selatan memanfaatkan saluran eksisting yang menuju ke jalan besar.

Budi juga menegaskan bahwa proyek ini terpisah dari pekerjaan fisik lain seperti glowingisasi. "Beda, ini khusus untuk penataan area Taman Krido Anggo saja," ucapnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pekerja dan alat berat tampak beraktivitas menggali serta memasang buis beton di sepanjang bahu jalan kawasan Taman Krido Anggo. Papan imbauan keselamatan kerja (K3) serta tanda pengalihan arus lalu lintas sementara juga telah dipasang untuk memastikan keamanan pengguna jalan di sekitar area proyek.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi masalah luapan air hujan di badan jalan saat musim penghujan tiba. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....