Tak Ada Sekolah Ajukan Penghentian Program MBG, Respati Tegaskan Tak Ada Paksaan
- 16 Sep 2026 11:39 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta memastikan hingga saat ini tidak ada satuan pendidikan yang mengajukan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan program di Kota Solo masih berjalan dengan pemerintah terus memantau pelaksanaan dan pemenuhan standar operasionalnya.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menegaskan program MBG di Solo tidak bersifat memaksa. Jika terdapat sekolah, orang tua, atau murid yang menginginkan pembatalan, permohonan tersebut dapat disampaikan kepada pemerintah.
“Jika memang ada dari masyarakat, dari sekolah, dari orang tua, murid itu ada ingin pembatalan silakan. Jadi program MBG tidak memaksa,” ujarnya, Selasa 15 September 2026.
Dikatakan Respati, Pemkot Surakarta tetap memastikan pelaksanaan MBG mengikuti prosedur operasional standar dan perizinan yang berlaku. Pemerintah juga akan menyampaikan kondisi program berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.
“Kami Pemerintah Kota Surakarta memastikan semua SOP-nya, semua izinnya itu berjalan dengan baik dan kita sampaikan ke BGN (Badan Gizi Nasional) apa adanya. Jika itu buruk saya katakan buruk, jika itu baik saya katakan baik. Jadi ini tidak ada program paksaan seperti itu,” katanya.
Menurut Respati, pemerintah tidak menutup ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun data mengenai pelaksanaan MBG. Aduan yang disertai data dapat diajukan untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Senada dengan Respati, Wakil Ketua Satgas MBG Kota Surakarta, Purwanti, mengatakan pihaknya belum menerima permohonan dari satuan pendidikan untuk menghentikan distribusi MBG. Kondisi tersebut masih berlangsung hingga saat ini.
“Di Solo sampai dengan saat ini tidak ada. Tidak ada satuan pendidikan mengajukan untuk penghentian MBG sampai dengan saat ini,” ujar Purwanti.
Purwanti mengatakan pemerintah tetap membuka ruang bagi satuan pendidikan maupun masyarakat yang memiliki masukan terkait pelaksanaan MBG. Setiap informasi dan aduan yang diterima akan menjadi bahan pembaruan data oleh Satgas MBG Kota Surakarta. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....