Percepat Digitalisasi Daerah, Pemkab Karanganyar Luncurkan Aplikasi Siip Tenan
- 14 Sep 2026 20:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi meluncurkan aplikasi Siip Tenan guna mengakselerasi percepatan dan perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Karanganyar, Senin 14 September 2026. Peluncuran aplikasi berbasis QRIS ini difokuskan untuk mengoptimalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, menyatakan peluncuran Siip Tenan menjadi bukti komitmen tinggi birokrasi Pemkab Karanganyar dalam menguatkan ekosistem digitalisasi daerah.
“Ini juga bagian daripada untuk meningkatkan akselerasi atau percepatan digitalisasi daerah Kabupaten Karanganyar. Apapun aplikasi yang digunakan, produk perbankan yang ditetapkan, itu ada kenaikan pemanfaatan digital, baik pelayanan maupun aspek pembayaran pajak dan retribusi,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato.
Kurniadi membeberkan capaian transaksi non-tunai di Karanganyar saat ini telah menyentuh angka 95 persen. Selain itu, pemanfaatan QRIS oleh masyarakat juga mengalami kenaikan lonjakan yang signifikan setiap tahunnya.
“Keberhasilan daripada proses digitalisasi daerah itu kan non-tunai di atas 90 persen, alhamdulillah kita 95 persen. Terus kemudian QRIS itu dimanfaatkan setiap tahun mengalami lonjakan yang signifikan, sudah kita tunjukkan di angka statistik yang disampaikan BI tadi,” kata Kurniadi.
Lebih lanjut, Kurniadi menekankan bahwa integrasi sistem transaksi digital sangat efektif meminimalisir potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Transparansi pengelolaan keuangan tersebut turut menjaga konsistensi Pemkab Karanganyar dalam merengkuh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
“Terus juga meminimalisir kebocoran PAD dengan adanya digitalisasi ini. Terus yang tidak kalah penting muaranya adalah opini BPK mengkait dengan penetapan Kabupaten Karanganyar yang LKPD-nya bernilaikan WTP itu tetap terjaga dengan suksesnya digitalisasi ini melalui transparansi,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar, Pujiyanto, membeberkan aplikasi Siip Tenan merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) digitalisasi pendapatan daerah target 100 persen hingga tahun 2029.
“Mohon berkenan Bapak Sekda untuk melaunching terkait dengan pembayaran pajak daerah semua jenis pajak daerah melalui QRIS yang diaplikasikan lewat aplikasi Siip Tenan. Siip Tenan ini untuk pembayaran lewat QRIS-nya,” kata Kepala BKD Kabupaten Karanganyar, Pujiyanto.
Pujiyanto menambahkan, realisasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) belanja daerah Karanganyar hingga Agustus 2026 mencapai Rp3,57 miliar dan menempatkan Karanganyar di posisi tiga besar se-Jawa Tengah.
“Untuk sementara sampai dengan Agustus, Karanganyar ranking tiga di Jawa Tengah. Harapannya di triwulan empat ini setelah perubahan bisa ngoyak karena selisihnya tidak banyak cuma sekitar 500 juta. Kalau transaksi KKI bisa dikejar, mungkin bisa masuk dua besar atau bahkan satu,” ujar Pujiyanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....