Bupati Pastikan Digitalisasi PAD Tanpa Bebani Wajib Pajak Baru
- 05 Agt 2026 23:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Pemerintah Kabupaten Wonogiri memastikan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dilakukan tanpa menambah beban baru bagi masyarakat. Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menyampaikan strategi peningkatan PAD ditempuh melalui digitalisasi transaksi pendapatan daerah, pembenahan basis data, serta integrasi pajak dan retribusi daerah sehingga penerimaan daerah meningkat tanpa menaikkan tarif pajak maupun retribusi.
"Saat ini dalam proses digitalisasi transaksi pendapatan daerah, perbaikan basis data, integrasi pajak daerah dan retribusi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa menaikkan tarif pajak dan retribusi," ujarnya, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pendataan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dilakukan serentak di seluruh desa dan kelurahan telah mencapai 153.029 ketetapan atau sekitar 26,3 persen. Program tersebut akan dilanjutkan pada tahun berikutnya agar data kepemilikan dan objek pajak semakin akurat.
Selain itu, Pemkab Wonogiri juga memberikan stimulus PBB dan pengurangan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk waris, hibah wasiat, kepentingan sosial, dan pendidikan. Pemerintah juga menyiapkan insentif fiskal bagi pelaku usaha melalui kebijakan pajak dan retribusi daerah.
Setyo menegaskan anggaran daerah diarahkan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna memperluas program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan pendidikan.
Ia juga mengakui adanya tantangan ketidakpastian dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, pemerintah daerah menerapkan skala prioritas belanja mulai dari belanja wajib dan mengikat, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), pencapaian RPJMD dan visi-misi kepala daerah, hingga urusan pemerintahan lainnya.
"Pelaksanaan pembangunan tetap berjalan optimal dengan menetapkan urutan prioritas belanja," katanya. (Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....