Hadapi Bonus Demografi 2030, Respati Dorong Digitalisasi UMKM

  • 12 Agt 2026 22:44 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mendorong penguatan pendampingan dan digitalisasi UMKM sebagai upaya menghadapi tantangan ekonomi serta bonus demografi yang diproyeksikan terjadi pada 2030. Hal tersebut disampaikan saat peluncuran program Internet Rakyat hasil kerja sama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), Rabu 12 Agustus 2026.

Respati mengapresiasi PNM yang dinilai konsisten memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM hingga tingkat bawah. Menurutnya, dukungan permodalan harus diikuti pendampingan agar pelaku usaha mampu bertahan dan mengembangkan bisnisnya.

“UMKM adalah segmen pasar yang nyata ada di masyarakat. Pendampingan seperti yang dilakukan PNM sangat dibutuhkan agar para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan akses permodalan, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang,” ujar Respati.

Menurut Respati, kehadiran program Internet Rakyat dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi sekaligus membuka peluang pemasaran digital bagi pelaku UMKM. Akses internet yang terjangkau dinilai penting agar pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai platform digital untuk mengembangkan pasar.

Respati juga mengingatkan pelaku UMKM untuk membaca perubahan tren konsumen yang terus berkembang. Menurutnya, dominasi generasi milenial dan Gen Z dalam populasi menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan melalui pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pasar.

Ia mencontohkan sejumlah sektor yang memiliki peluang untuk dikembangkan, seperti produk kebutuhan anak, kecantikan, dan perawatan kulit. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami karakter konsumen sekaligus menyesuaikan produk dan strategi pemasaran dengan perkembangan tren.

Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga permodalan, penyedia layanan digital, dan pelaku usaha, Respati berharap UMKM di Surakarta dan sekitarnya semakin mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi. Penguatan ekosistem tersebut diharapkan dapat membuka akses UMKM menuju jaringan distribusi yang lebih luas.

Respati menilai pendampingan dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam menyiapkan UMKM menghadapi bonus demografi 2030. Dengan dukungan akses permodalan, internet, serta kemampuan membaca peluang pasar, pelaku usaha diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....