PB XIV Hangabehi Salurkan Bantuan Warga Terdampak Kebakaran TPA Putri Cempo
- 08 Sep 2026 19:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Raja Keraton Surakarta Hadiningrat Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIV Hangabehi bersama Yayasan Royal Nata Nusantara menyalurkan sekitar 1.300 paket makanan kepada warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo, Selasa 8 September 2026. Bantuan tersebut diserahkan di wilayah Kelurahan Mojosongo, Kota Surakarta, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
PB XIV Hangabehi mengatakan, Keraton bersama Yayasan Royal Nata Nusantara hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran TPA Putri Cempo. Bantuan tahap awal berupa makanan yang dapat langsung dikonsumsi warga.
“Keraton dengan Yayasan Royal Nata hadir untuk memberikan bantuan dampak bencana kebakaran di TPA Putri Cempo. Harapannya, Keraton bisa ikut andil dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” kata PB XIV Hangabehi.
Ia berharap masyarakat yang terdampak tetap kuat dan tidak patah semangat dalam menghadapi kondisi tersebut. PB XIV juga mendoakan agar penanganan kebakaran segera membuahkan hasil sehingga kondisi masyarakat dapat kembali pulih dan aktivitas berjalan normal.
“Kepada masyarakat yang terdampak tetap kuat, jangan patah semangat. Pasti bisa dilalui bersama-sama. Kita berdoa bersama-sama supaya segera pulih kondisional dari bencana seperti ini,” ujar PB XIV.
PB XIV mengatakan, bantuan yang disalurkan saat ini masih berupa makanan dan diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat. Ia menyebut kemungkinan bantuan lanjutan akan dipikirkan pada tahap berikutnya.
“Ini baru berupa makanan yang bisa kita berikan langsung untuk dikonsumsi masyarakat. Mungkin nanti tahapan selanjutnya kita pikirkan lagi, insyaallah bertahap demi tahap,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Mojosongo, Katarina Kartika, mengatakan wilayahnya menjadi salah satu kawasan yang terdampak asap kebakaran TPA Putri Cempo. Di Mojosongo, terdapat sekitar 425 kepala keluarga (KK) di RW 30. Sementara itu, wilayah Jatirejo RW 39 yang juga menjadi sasaran bantuan dihuni sekitar 300 KK.
Katarina mengatakan, pada hari pertama kebakaran warga sempat mengalami keluhan akibat asap tebal, seperti sesak napas dan gatal-gatal. Namun, kondisi tersebut mulai membaik karena pengaruh arah angin dan sebagian warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
“Kalau keluhan warga untuk saat ini belum ada. Pada hari pertama karena asapnya tebal, sesak napas dan gatal-gatal, tetapi untuk saat ini sudah agak aman karena asapnya mungkin terpengaruh arah angin,” ujar Katarina.
Menurut Katarina, sekitar 1.300 paket makanan tersebut akan diberikan kepada warga di wilayah Randusari dan Jatirejo serta sejumlah relawan. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama penanganan dampak kebakaran TPA Putri Cempo berlangsung. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....