DPRD Solo Siapkan 1 Miliar Benahi Keamanan TPA Putri Cempo

  • 07 Sep 2026 21:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – DPRD Kota Surakarta menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk pembenahan sarana dan prasarana di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres. Pembenahan tersebut menjadi bagian dari evaluasi setelah kebakaran melanda kawasan TPA pada awal September 2026.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Y.F. Sukasno, mengatakan sejumlah kebutuhan telah dibahas dan disetujui dalam penganggaran. Fasilitas yang disiapkan antara lain penambahan kamera pengawas atau CCTV, lampu penerangan, serta hidran di beberapa titik kawasan TPA.

“Kita sudah menganggarkan ke depan ini, sudah kita bahas dan kita setujui anggaran untuk pengadaan beberapa titik CCTV. Yang kedua penerangan beberapa titik penerangan di area Putri Cempo, kemudian ada hidran,” ujar Sukasno, Minggu, 6 September 2026.

Menurut Sukasno, keberadaan hidran penting untuk mempercepat penanganan apabila muncul titik api. Hidran juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembasahan atau pendinginan secara berkala pada area timbunan sampah, khususnya ketika memasuki musim kemarau.

Selain fasilitas fisik, DPRD juga mendorong penguatan sistem pemantauan menggunakan kamera termal. Teknologi tersebut dapat digunakan dari permukaan maupun melalui drone untuk mendeteksi anomali panas atau titik panas yang muncul dari bawah permukaan timbunan sampah.

Sukasno mengatakan pengawasan kawasan TPA juga perlu diperkuat melalui CCTV yang ditempatkan di sejumlah zona. Dengan sistem tersebut, aktivitas di kawasan TPA dapat dipantau sekaligus membantu mengetahui lebih awal apabila muncul titik api.

“Kita juga sudah menganggarkan beberapa titik CCTV dan beberapa titik lampu penerangan di area Putri Cempo. Kemudian beberapa titik hidran, anggarannya sekitar satu miliar untuk pembenahannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta, Herwin Tri Nugroho Adi, mengatakan pembenahan sarana tersebut perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan sampah yang lebih baik. Menurutnya, pengurangan sampah yang masuk ke TPA juga menjadi bagian penting dalam meminimalkan risiko kebakaran.

Herwin menyebut pemilahan sampah dari sumbernya akan memudahkan proses pengelolaan setelah sampah tiba di TPA. Dengan demikian, sampah yang masuk dapat lebih banyak berupa residu dan material yang memang tidak dapat diolah.

“Kalau sampah sudah terpilah tentu pengolahan di TPA itu jauh lebih mudah. Juga seluruh kelurahan dan seluruh armadanya sudah terpilah sehingga tentu sangat memudahkan dalam proses pengangkutan dari rumah tangga,” ujar Herwin.

Penguatan sarana pengamanan dan sistem pengawasan diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan di TPA Putri Cempo. Evaluasi tersebut sekaligus menjadi langkah untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....