Komisi III DPRD Solo Soroti Sampah Pemicu Api di TPA Putri Cempo
- 07 Sep 2026 21:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – DPRD Kota Surakarta meminta pemilahan sampah diperkuat untuk mencegah potensi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo. Selain mengurangi beban TPA, pemilahan dinilai penting untuk memisahkan sejumlah jenis sampah yang berpotensi memicu api.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Y.F. Sukasno, menyoroti sampah seperti korek gas bekas yang masih dapat ditemukan tercampur dengan sampah lainnya. Menurutnya, material tersebut perlu dipisahkan karena dapat menjadi sumber letupan ketika terkumpul dalam jumlah banyak dan berada dalam kondisi kering.
“Program pilah sampah itu sudah bisa dilaksanakan. Ke depan, kalau ada beberapa sampah yang tidak boleh dibuang jadi satu dengan sampah organik, seperti bekas korek gas, itu harus disendirikan,” ujar Sukasno, Minggu, 6 September 2026.
Sukasno menjelaskan, sampah dari berbagai sumber seperti restoran maupun tempat usaha juga masuk ke TPA. Karena itu, sistem pendataan asal sampah dinilai perlu diperkuat agar pengelolaan dapat dilakukan secara lebih terukur.
DPRD juga mendorong penerapan sistem identifikasi melalui barcode pada dokumen pengangkutan sampah. Sistem tersebut diharapkan dapat mencatat asal sampah yang masuk ke TPA sehingga data pengelolaan sampah menjadi lebih valid.
Menurut Sukasno, pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kebakaran, terutama saat musim kemarau. Material tertentu yang tercampur di dalam timbunan sampah berpotensi menimbulkan letupan dan memicu titik api.
“Kalau sampah bekas korek gas itu dibuang terus diambil petugas sampah kemudian ke TPA Putri Cempo jadi satu, jumlahnya kalau se-Kota Solo bisa ratusan, bahkan ribuan. Pada suatu saat kalau musim kemarau itu bisa menjadi letupan-letupan yang menimbulkan titik api,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta, Herwin Tri Nugroho Adi, mengatakan pemilahan sampah dari rumah tangga perlu terus diperluas. Saat ini, pengangkutan sampah juga mulai didukung armada yang telah dipisahkan berdasarkan jenis sampah.
Herwin berharap masyarakat semakin konsisten memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah. Dengan cara tersebut, sampah yang dikirim ke TPA dapat ditekan dan pengelolaannya menjadi lebih mudah.
“Kami berharap dari setiap rumah tangga progres untuk pemilahan sampahnya bisa semakin cepat, karena armada pengangkut sampah juga sudah terpilah, agar yang dikirim ke TPA betul-betul tinggal sampah residu dan anorganik yang tidak bisa diolah,” kata Herwin.
DPRD Kota Surakarta berharap penguatan pemilahan sampah dapat berjalan bersama pembenahan sarana di TPA Putri Cempo. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi beban timbunan sekaligus menekan potensi kebakaran. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....