Wamendag Kunjungi Perajin Rotan di Desa Trangsan Sukoharjo

  • 04 Sep 2026 20:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, melakukan kunjungan kerja di perajin furniture berbahan rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jumat 04 September 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat dari dekat proses produksi furniture rotan sekaligus menggali potensi industri rotan di desa Trangsan yang selama ini sudah menjangkau pasar mancanegara.

Dalam kunjungan itu, Wamendag yang didampingi Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo melihat proses produksi sentra kerajinan aneka rotan di “Reka Design Furniture” mulai dari pengolahan bahan hingga menjadi produk siap dipasarkan.

Bahkan produk hasil kerajinan tersebut juga dipersiapkan untuk ditampilkan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Jakarta.

Menurut Wamendag Dyah Roro Esti pada ivent TEI menjadi salah satu ajang perdagangan untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer dari berbagai negara.

“Ya, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung proses produksi sekaligus mengetahui produk yang nantinya akan ditampilkan dalam TEI 2026,” ujar Wamendag Dyah Roro Esti.

Menurutnya, Trade Expo Indonesia merupakan wadah bagi para pelaku usaha untuk memperluas pasar, terutama pasar ekspor dan pemerintah akan menghadirkan buyer dari berbagai negara.

“Pada tahun lalu jumlah buyer tercatat 8.044 dan diharapkan dapat meningkat pada penyelenggaraan TEI tahun ini, termasuk membuka peluang transaksi yang lebih besar bagi pelaku usaha dalam negeri,” katanya.

Terkait potensi produk rotan di desa tarngsan, Wamendag Dyah Roro juga mengapresiasi perkembangan industri furniture yang sudah merambah ke mancanegara menurutnya, keberadaan industri tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi pemilik usaha, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar.

“Ya, saya sudah melihat dan mendengar langsung dengan para pekerja, yang mayoritas dari warga setempat, dan memiliki semangat kerja yang cukup tinggi di Reka Design Furniture ini," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan, Pemkab Sukoharjo mendapat dukungan dari Kemendag untuk memperkenalkan produk furniture rotan Trangsan dalam Trade Expo Indonesia 2026.

“Kami tadi sudah ngobrol dan memita kepada Ibu Wamendag, agar kesempatan mengikuti TEI tersebut tidak hanya diberikan kepada satu pelaku usaha. Sebab masih banyak perajin rotan lain di Desa Trangsan yang memiliki produk potensial untuk dipromosikan ke pasar internasional. Di Desa Trangsan juga ada Rumah Produksi Bersama Rotan yang merupakan binaan dari kementerian," ujar Sapto.

Plt Bupati Eko Sapto Purnomo lebih lanjut juga menegaskan, bahwa Pemkab Sukoharjo mendorong perajin rotan Desa Trangsan, untuk terus mengembangkan pasar baik dalam negeri dan luar negeri.

“Hal ini tidak hanya terkait dengan keberlangsungan usaha para pelaku usaha saja, namun juga perekonomian masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Owner Reka Desain Furniture, Suryanto, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami berharap fasilitas pameran serta temu bisnis dari Kemendag mampu membuka akses pasar baru yang lebih luas, sehingga kriya rotan nusantara kian berjaya di panggung internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....