Para Pejabat di Lingkungan Pemkab Sukoharjo Ikuti “Refreshment of Integrity"

  • 02 Sep 2026 21:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Para pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo mengikuti kegiatan “Refreshment of Integrity” yang digelar di Gedung Budi Sasono, Rabu 02 Seotember 2026.

Para pejabat tersebut terdiri dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kades/lurah, Kepala Sekolah, BUMD serta jajaran ASN di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

Kegiatan yang menjadi evaluasi bagi aparatur pemerintahan untuk kembali mengingat pentingnya integritas dalam menjalankan tugas tersebut dipimpin Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, dan Sekda Abdul Haris Widodo.

Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menegaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk meneguhkan kembali komitmen bersama agar Sukoharjo bersih dari praktik KKN melalui penguatan pengawasan internal secara menyeluruh.

“Kegiatan ini bagian dari peneguhan komitmen bersama para ASN untuk menjalankan nilai-nilai integritas. Integritas tersebut meliputi komitmen terhadap diri sendiri serta upaya untuk saling mengingatkan dan menguatkan komitmen terhadap anti korupsi,” ujar Eko Sapto.

Eko Sapto juga mengakui, jika penguatan integritas diperlukan agar seluruh aparatur memiliki komitmen yang sama dalam mencegah berbagai bentuk penyimpangan di lingkungan pemerintahan.

“Nantinya Pemkab Sukoharjo bakal menyiapkan roadmap perluasan program desa anti-korupsi yang dikawal langsung oleh Inspektorat,” kata dia.

Bahkan, kata Eko Sapto, program tersebut diproyeksikan tidak hanya sekadar seremonial atau slogan, melainkan mampu melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan integritas tersebut dilakukan di tengah situasi Pemkab Sukoharjo setelah adanya kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani, yang terkena OTT oleh KPK pada 9 Juli 2026 lalu.

“Ya, peristiwa tersebut memberikan dampak terhadap lingkungan pemerintahan, baik secara internal maupun eksternal. Sehingga kasus tersebut harus menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh jajaran pemerintahan,” kata dia.

Sementara itu, Plt Inspektur Daerah Pemkab Sukoharjo Joko Purnomo menyoroti pentingnya penyegaran komitmen moral bagi para pejabat publik yang rentan memudar seiring berjalannya waktu.

“Sumpah jabatan dan penandatanganan fakta integritas sudah dilakukan, namun mereka sering lupa sehingga, komitmen itu harus terus dijaga,” ujar Ipung sapaan akrabnya.

Melalui integritas, para ASN diharapkan dapat berkontribusi membangun Sukoharjo bebas dari korupsi. Oleh karena itu aspek integritas menjadi salah satu pilar utama dalam upaya pembangunan nasional dan daerah.

“Implementasi nilai-nilai integritas bisa diterapkan di level keluarga, desa, kantor, dan sekolah. Saat ini, kami terus menggulirkan program desa anti korupsi dan sekolah berintegritas,” kata dia.

Bahkan guna memperketat pengawasan terhadap kinerja aparatur, Pemkab Sukoharjo kata dia mengoptimalkan berbagai kanal aduan publik yang dapat diakses masyarakat luas untuk melaporkan indikasi pelanggaran.

Dalam kegiatan Refreshment of Integrity juga ditandai dengan pembacaan komitmen integritas yang dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama oleh Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo dan Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....