Ribuan Umat Hindu Padati Piodalan 2026 di Pura Pasekan Agung
- 29 Agt 2026 14:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Rangkaian Upacara Piodalan 2026 di Pura Pasekan Agung, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, berlangsung khidmat dengan dihadiri ribuan umat Hindu dari berbagai daerah, termasuk rombongan besar asal Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu 29 Agustus 2026.
Selain prosesi sembahyang penganyar kedua yang dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng, panitia juga menggelar tradisi potong gigi atau matatah massal yang diikuti puluhan peserta.
Sekretaris Panitia Piodalan, Mangku Yoss Adi Saputra, menjelaskan, ritual matatah merupakan simbol pelepasan sifat buruk atau Sad Ripu pada diri manusia agar berubah menjadi Sad Guna atau enam sifat kebaikan saat beranjak dewasa.
Mangku Yoss menyebutkan dari total 50 lebih pendaftar awal, tercatat sebanyak 38 peserta yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan religius maupun administrasi untuk mengikuti prosesi sakral tersebut.
"Peserta yang mengikuti prosesi matatah hari ini berjumlah 38 orang. Jumlah ini menyesuaikan dengan pemenuhan persyaratan, seperti peserta perempuan yang tidak sedang datang bulan serta kewajiban peserta yang masih menempuh pendidikan formal," kata Sekretaris Panitia, Mangku Yoss.
Ia menambahkan rangkaian upacara penganyar ini diselenggarakan selama tiga hari guna memberikan kelonggaran waktu bagi umat Hindu di luar daerah untuk beribadah di Pura Pasekan Agung.
"Penganyar ini memberikan kesempatan bagi saudara-saudara kita dari luar daerah untuk beribadah. Hari ini rombongan besar dari Singaraja Buleleng hadir menggunakan 10 bus dan kendaraan kecil lainnya," ujar Mangku Yoss.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Yoppi Eko Jatiwibowo, menyatakan Pemkab Karanganyar menyambut positif dan mendukung penuh pelaksanaan Piodalan yang berpotensi memicu multiplier effect bagi perekonomian lokal.
Yoppi mengestimasi jumlah peziarah dan wisatawan keagamaan selama enam hari rangkaian acara mencapai lebih dari 12.000 orang.
"Dampak ekonominya luar biasa, penginapan warga penuh hingga ke luar area Karangpandan, UMKM dan pusat oleh-oleh juga bergeliat. Estimasi kunjungan minimal 2.000 orang per hari selama enam hari," ucap Yoppi.
Melihat potensi besar tersebut, Pemkab Karanganyar berencana memasukkan Upacara Piodalan Pura Pasekan Agung ke dalam kalender agenda wisata resmi daerah serta menyiapkan penyempurnaan sarana infrastruktur penunjang.
"Kegiatan ini akan kami masukan di calendar of event Karanganyar. Kami bersama pemerintah kecamatan dan desa juga sedang berkoordinasi untuk menyiapkan akses masuk dan kantong parkir bus agar tidak memicu kemacetan di jalan utama," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....