Setahun Pascakebakaran, Gedung Sekretariat DPRD Solo Hampir Jadi
- 28 Agt 2026 23:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Hampir satu tahun setelah kebakaran melanda Gedung Sekretariat DPRD Kota Surakarta pada 30 Agustus 2025, pembangunan kembali gedung tersebut kini memasuki tahap akhir penyelesaian.
Secara fisik, bangunan Sekretariat DPRD Kota Surakarta telah kembali berdiri. Namun, sejumlah pekerjaan masih dilakukan dan pembangunan ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026.
Sekretaris DPRD Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim, mengatakan setelah pekerjaan konstruksi selesai, gedung akan memasuki masa pemeliharaan selama enam bulan.
"Belum selesai sepenuhnya. Masih ada pengerjaan sampai pertengahan September 2026," kata Kinkin, Jumat 28 Agustus 2026.
Masa pemeliharaan direncanakan dimulai pada 24 September 2026. Sementara itu, terkait penggunaan kembali gedung, pihak Sekretariat DPRD masih melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak.
Kinkin mengatakan Setwan diharapkan segera dapat kembali menempati gedung tersebut setelah seluruh pekerjaan selesai, sesuai perencanaan, dan tidak terdapat kendala maupun komplain.
"Kami masih berkoordinasi. Sepanjang nanti semua sudah sesuai dengan perencanaan dan tidak ada lagi kendala atau komplain, kami akan segera menempati gedung ini," ujarnya.
Salah satu fasilitas yang masih menjadi perhatian dalam tahap penyelesaian adalah sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS). Sebelumnya, sejumlah titik pada sistem tersebut diketahui belum berfungsi secara optimal.
Menurut Kinkin, pembenahan terhadap perangkat EWS telah dilakukan setelah ditemukan kendala pada beberapa titik.
"Ini sedang dalam pembenahan. Sebelumnya setelah dicek memang baru beberapa titik yang berfungsi, ada juga yang belum berfungsi dengan baik. Namun saat ini sudah ditangani dan mudah-mudahan segera selesai," katanya.
Pembangunan kembali Gedung Sekretariat DPRD Kota Surakarta didukung anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari paket penanganan dan perbaikan sejumlah gedung di Jawa Tengah.
Kinkin menyebut nilai paket pembangunan untuk beberapa lokasi di Jawa Tengah mencapai sekitar Rp90 miliar. Sementara kebutuhan pembangunan kembali Gedung Sekretariat DPRD Kota Surakarta diperkirakan sekitar Rp6 miliar hingga Rp7 miliar.
"Anggarannya dari pemerintah pusat. Satu paket di Jawa Tengah nilainya sekitar Rp90 miliar untuk beberapa lokasi. Kalau untuk Solo sendiri kira-kira sekitar Rp6 hingga Rp7 miliar," ungkapnya.
Selama proses pembangunan berlangsung, aktivitas kesekretariatan dan pelayanan pendukung tugas DPRD tetap dijalankan dengan memanfaatkan ruang yang tersedia. Setwan berupaya memastikan tugas dan fungsi tetap berjalan di tengah keterbatasan fasilitas.
Kinkin berharap gedung baru segera selesai sehingga seluruh aktivitas kesekretariatan DPRD dapat kembali berjalan secara maksimal.
"Ini hampir tepat satu tahun sejak terbakarnya Gedung Sekretariat DPRD Kota Surakarta. Mudah-mudahan gedung baru segera selesai dan kami bisa kembali menjalankan tugas secara maksimal," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas publik. Menurutnya, pembangunan fasilitas pemerintah menggunakan anggaran negara yang bersumber dari masyarakat, sehingga perusakan fasilitas dapat berdampak pada berkurangnya alokasi anggaran untuk kepentingan masyarakat.
"Semua aspirasi bisa didialogkan, tidak harus dengan merusak atau membakar. DPRD Kota Surakarta terbuka dan akomodatif terhadap aspirasi masyarakat," ujarnya. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....