Proyek 'Glowingisasi' Jalan Sukowati Ancam Utilitas, PDAM Mulai Siaga
- 25 Agt 2026 13:43 WIB
- Surakarta
RRI.co.id, Sragen- Pengerjaan proyek penataan trotoar dan beautifikasi kawasan perkotaan yang digarap Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Perkimtaru) Kabupaten Sragen berpotensi mengancam keselamatan jaringan pipa air bersih. Penggunaan alat berat di lokasi proyek dikhawatirkan merusak fasilitas milik Perumda Air Minum (PDAM) Tirto Negoro Sragen.
Direktur Utama PDAM Tirto Negoro Sragen, Hanindyo Heru Prayitno, menyatakan pihaknya telah menyiagakan tim khusus di lapangan untuk mengawal pengerjaan fisik proyek tersebut.
"Saya sudah berkoordinasi dengan tim Cabang 1 untuk siap siaga di lokasi. Ketika ekskavator mengeruk, petugas memonitor di depan alat berat. Jika mendekati elevasi pipa, pengerjaan wajib dilakukan manual menggunakan cangkul," ujar Hanindyo, Selasa 25 Agustus 2026.
Ia menjelaskan bahwa posisi pipa utama berada di kedalaman sekitar 1,5 hingga 2 meter di bawah permukaan tanah. Pengawasan ketat diperlukan karena kawasan padat penduduk dan pusat komersial tersebut melayani ribuan Sambungan Rumah (SR).
| Baca juga: Air PDAM Boyolali Keruh, Pelanggan Mengeluh |
PDAM Sragen juga telah menyiapkan skenario penanganan cepat jika terjadi kebocoran akibat terkena pengerukan ekskavator.
"Jika titik pipa utama terganggu, perbaikan memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam karena pipa harus diangkat terlebih dahulu. Namun untuk perbaikan pipa berukuran kecil, estimasi penanganan selesai dalam satu jam," katanya.
Pihaknya berharap Dinas Perkimtaru dapat memperjelas maket desain akhir penataan trotoar agar integrasi utilitas bawah tanah tetap aman dan pelayanan air bersih bagi masyarakat tidak terganggu. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....