Gegara Diang, Kandang Sapi di Ngrampal Sragen Terbakar, 1 Ekor Sapi Mati Terpanggang

  • 24 Agt 2026 17:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Musibah kebakaran melanda sebuah kandang ternak sapi milik warga di Dukuh Wates RT 013/RW 006, Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, pada Minggu 23 Agustus 2026 siang. Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu ekor sapi mati terpanggang, sementara satu ekor indukan lainnya mengalami luka bakar.

Kebakaran diduga kuat dipicu oleh api perapian (diang) untuk pengusir nyamuk yang menyambar tumpukan jerami di dalam kandang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB ketika pemilik rumah dan kandang, Sutar (65), sedang tidak berada di lokasi lantaran pergi ke sawah sejak pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Ristono (45), sekitar pukul 10.00 WIB dirinya tengah berkunjung ke rumah tetangganya, Slamet Riyatno (38), yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Saat hendak pulang sekitar pukul 10.30 WIB, Ristono melihat kepulan asap hitam membubung tinggi dari arah belakang rumah Sutar.

Melihat hal tersebut, Ristono bersama Slamet bergegas menuju lokasi dan mendapati tumpukan jerami kering di dalam kandang berukuran 4 meter x 12 meter itu sudah dilalap si jago merah. Mengetahui ada dua ekor sapi yang terikat di dalam kandang, kedua saksi memberanikan diri mencoba melepaskan tali pengikat untuk menyelamatkan ternak tersebut.

Namun, karena kobaran api sudah membesar dan menyebar cepat ke struktur kayu serta atap seng, warga tidak kuat menahan hawa panas dan segera berhamburan meminta bantuan warga sekitar. Warga berdatangan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya menggunakan selang air PAM.

Penanganan Petugas Damkar & Kepolisian

Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh Sukidi, seorang pegawai Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, ke Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sragen.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, menyampaikan bahwa timnya menerima laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB dengan mengerahkan 2 unit armada pemadam.

"Tim Damkar langsung bekerja melakukan penyemprotan yang membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Sekitar pukul 13.20 WIB, api berhasil dikondisikan secara total setelah menghabiskan kurang lebih 11.000 liter air," kata Tommy.

Proses pemadaman ini juga dibantu oleh personel Polsek Ngrampal, Koramil Ngrampal, serta gotong royong warga setempat.

Kapolsek Ngrampal, IPTU Tri Ediyanto, dalam laporan resminya mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa manusia dalam musibah ini. Namun, kerugian material bangunan kandang berbahan kayu dan atap seng ditaksir lebih dari Rp10.000.000,-.

Bagian belakang rumah utama korban juga mengalami kerusakan ringan akibat terpapar jilatan api.

Mengenai kondisi ternak Kapolsek mengatakan sekor sapi mengalami luka bakar parah dan akhirnya disembelih oleh warga setempat atas persetujuan pemilik untuk mengantisipasi bangkai ternak. Sementara seekor sapi indukan berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka bakar pada bagian kaki dan perut belakang.

Pihak kepolisian dan Damkar mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak meninggalkan perapian atau diang di sekitar bahan yang mudah terbakar tanpa pengawasan. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....