Kebakaran Melalap 3 Kandang Ayam di Kedawung Sragen, Kerugian Ditaksir 3 Miliar
- 26 Jul 2026 23:13 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Kebakaran hebat melanda tiga kompleks kandang ayam potong di Dukuh Pengkok, Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Sabtu 25 Juli 2026 malam. Api yang terus membesar baru berhasil dipadamkan total oleh petugas pemadam kebakaran pada Minggu 26 Juli pagi.
Peristiwa yang mengejutkan warga setempat tersebut diperkirakan menelan kerugian material hingga mencapai Rp3 miliar.Tidak hanya bangunan kandang dan belasan ribu ekor ayam yang hangus, puluhan ribu ayam ternak dari berbagai jenjang usia siap panen ludes dilalap si jago merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WIB. Saksi di lokasi kejadian sempat menyalakan sistem pemanas (gasolek/arang) untuk menjaga suhu kandang agar puluhan ribu ayam tidak kedinginan. Namun, api dari sumber pemanas tersebut diduga memercik dan menyambar sekam padi yang kering di sekitarnya.
Kondisi angin yang bertiup kencang serta material bangunan kandang yang mayoritas terbuat dari kayu dan bambu membuat api menyebar dengan sangat cepat. Saksi beserta karyawan kandang yang panik sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas tanggap darurat dan PSC Sragen.
Laporan diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Sragen pada pukul 23.16 WIB, dan dalam kurun waktu 10 menit armadanya telah tiba di lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 4 jam 30 menit. Luasnya area bangunan kandang serta banyaknya material mudah terbakar menjadi kendala utama di lapangan. Api baru dapat dipadamkan secara total sekitar pukul 04.00 WIB pada Minggu pagi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kab. Sragen, Tommy Isharyanto membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa tim damkar menurunkan armada lengkap dengan dukungan unit water supply.serta pos pemadam Gemolong.
"Personil bergerak cepat usai menerima laporan. Namun karena kandang terbuat dari kayu dan bambu serta bertiup angin kencang, kobaran api menyebar sangat cepat. Pemadaman membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam hingga situasi benar-benar kondusif," ujar Tommy Isharyanto.
Ia juga menambahkan bahwa kerumunan warga di sekitar lokasi sempat menjadi hambatan tersendiri bagi akses lalu lintas kendaraan pemadam kebakaran.
Kebakaran melalap 3 lajur kandang ayam milik beberapa warga setempat, di antaranya Samsuri (38), Kaliyem (60) dan Supono (60). Total kerugian diperkirakan mencapai Rp3.000.000.000.

Adapun rincian kerugian meliputi hewan ternak 8.000 ekor ayam usia 35 hari (siap panen) milik Samsuri. Kemudian 14.000 ekor ayam usia 25 hari milik Kaliyem serta 30.000 ekor ayam usia 16 hari milik Pono.
Tak hanya itu, terdapat satu unit mobil Suzuki Carry dan 1 unit sepeda motor Honda Beat milik pekerja kandang. Sebanyak 20 unit kipas blower, 3 unit mesin diesel, tabung gas, sound system, kompor, serta seluruh atap seng dan struktur bambu bangunan kandang yang ambruk ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa meninggal dunia dalam musibah ini. Namun, seorang karyawan anak kandang dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan dan langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sebanyak 6 orang anak kandang yang saat itu berada di lokasi mengalami kepanikan. Asap tebal dari material bambu dan kayu yang terbakar juga sempat menimbulkan polusi udara sementara di sekitar area pemukiman Dukuh Pengkok.
Proses penanganan di lokasi turut melibatkan gabungan unsur dari Damkar Kabupaten Sragen, BPBD, Polsek Kedawung, TNI, Kedawung Rescue, PSC Sragen, Poldes, relawan MTA, perangkat desa setempat, serta bantuan dari warga sekitar. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....